Pusat Data Meledak Jadi Penyebab Google Down Hari Ini
ZIGI – Netizen mengeluhkan Google down selama beberapa saat pada Selasa pagi, 9 Agustus 2022. Bahkan keluhan netizen terkait kesulitan melakukan pencarian membuat nama Google trending di Twitter. Meskipun hanya sebentar, gangguan tersebut membuat kerugian di beberapa perusahaan.
Ini bukan kali pertama Google down di Indonesia. Mesin pencarian terbesar ini pernah mengalami gangguan pada 1 Desember 2021. Lantas apa alasan Google down pada hari ini? Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini!
Baca Juga: Google Rilis Fitur Anti Pelecehan Khusus Wanita
Google Down Pada Agustus 2022
Melansir dari Downdetector, keluhan netizen terkait kesulitan mengakses Google mengalami peningkatan pada Selasa, 9 Agustus 2022 pukul 08.00 WIB. Setidaknya terdapat 309 laporan di Indonesia pada pukul 08.44 WIB.
Sementara di negara asalnya, Amerika Serikat, Google dikeluhkan dengan 43.456 laporan pada pukul 08.37 WIB. Namun laporan mulai menurun pada pukul 10.22 WIB dan menyisakan 12 laporan saja.
“The server encountered an error and could not complete your request (Server mengalami kesalahan dan tidak dapat menyelesaikan permintaan Anda),” tulis pada mesin pencarian usai mengetikkan kata kunci.
Dampaknya sejumlah situs tidak dapat diakses seperti Google Maps, Google Drive hingga YouTube dan hanya menyisakan kalimat, ‘Error 505’.
Sekitar 80 persen mengeluhkan Google down dimana mereka tidak dapat mengakses mesin pencarian. Sementara 45 persen lainnya mengaku tidak dapat masuk ke layanan Gmail dan Google Maps.
Layanan Google Down Dipicu Insiden di Pusat Data AS
Dikutip dari Sfgate, penyebab Google down tadi pagi karena Pusat Data Google yang terletak di Council Bluffs, Iowa, Amerika Serikat meledak. Akibat insiden tersebut, tiga teknisi Google terluka.
Pihak kepolisian Council Bluffs mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan ledakan arc flash akibat aliran listrik yang terjadi pada Senin, 8 Agustus 2022. Kini, ketiga pekerja tersebut tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Diketahui bahwa Google memiliki 14 pusat data di Amerika Serikat dan total 23 di seluruh dunia. Pusat data berfungsi untuk menjaga semua produk dan layanan Google tetap aktif dan berjalan sepanjang waktu. Pusat data di Council Bluffs adalah salah satu situs terbesar Google.
Pihak Google juga telah meminta maaf karena situsnya down hari ini. Melansir dari The Guardian, permasalahan juga dikarenakan adanya pembaruan perangkat lunak.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami bekerja untuk mengatasi masalah ini dengan cepat dan layanan kami sekarang kembali online,” kata pihak Google terkait masalah situs down pada hari ini.
Baca Juga: Badai Ekonomi, Google Mulai Kurangi Perekrutan Karyawan Baru
