Sejarah dan Makna Logo Hari Pramuka ke-61, Diperingati Tiap 14 Agustus

Image title
14 Agustus 2022, 14:35
Pramuka
pramuka.or.id
Pramuka

ZIGI – Setiap tanggal 14 Agustus selalu diperingati sebagai Hari Pramuka di Indonesia. Perjalanan untuk membangun gerakan ini cukup lama karena dimulai sejak penjajahan Belanda hingga kemerdekaan Indonesia.

Sejak munculnya gerakan kepanduan ini tidak langsung menggunakan istilah pramuka melainkan melalui beberapa pergantian nama organisasi. Lantas bagaimana sejarah Hari Pramuka? Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: 7 Fasilitas Gratis yang Bisa Kamu Nikmati di Ultah Jakarta ke-495

Awal Mula Muncul Kegiatan Pramuka

Pramuka
Photo : pramuka.or.id
Pramuka

Melansir dari laman pramuka.or.id, terbentuknya Hari Pramuka melalui perjalanan yang panjang. Berawal dari masa kependudukan zaman Hindia-Belanda pada tahun 1912 dimana ada sekelompok pandu di Batavia yakni nama Jakarta pada zaman penjajahan Belanda yang menjadi cabang dari Nedelansche Padvinders Organisatie (NPO).

Cabang tersebut kemudian disahkan dua tahun setelahnya dengan nama Nederlans-Indische Padvincers Vereeniging (NIPV) alias Persatuan Pandu-Pandu Hindia-Belanda. Kala itu, NIPV sebagian besar dianggotai oleh orang-orang berdarah Belanda.

Hingga akhirnya pemimpin Keraton Solo, Mangkunegara VII yakni Raden Mas Soerjosoeparto mendirikan pandu-pandu khusus untuk pribumi bernama Javaanche Padvinders Organisatie pada 1916. Setelah itu muncul berbagai kepanduan berbasis agama seperti Padvinder Muhammadiyah (Hizbul Wathan), National Padvinderij, Syarikat Islam Afdeling dan masih banyak lagi.

Mengikuti Jambore Sedunia pada 1937

Jambore di Belanda 1937
Photo : pramuka.or.id
Jambore di Belanda 1937

Setelah banyak gerakan pandu-pandu di Indonesia, Bapak Pandu Dunia, Lord Baden-Powell beserta istrinya mengunjungi organisasi kepanduan Indonesia seperti di Batavia, Surabaya dan Semarang pada awal Desember 1937.

Gerakan panduan Hindia-Belanda, Bumiputrea dan berbagai organisai pandu-pandu lainnya akhirnya mengikuti jambore di Belanda pada 1927. Setelah kunjungan jambore di Belanda, jambore di Indonesia mulai digerakkan di sejumlah daerah.

Diantaranya pada 1941 yang digelar di Yogyakarta dimana jambore ini dinamakan dengan Perkembahan Kepanduan Indonesia Oemoem. Lalu pada tahun 1945, diadakan Kongres Kesatuan Kepanduan Indonesia di Surakarta yang menghasilkan Pandu Rakyat Indonesia.

 

Sayangnya pada 1948, Belanda mengadakan agresi militer hingga gerakan tersebut dilarang. Hingga akhirnya muncul gerakan pandu di setiap daerah seperti Kepanduan Putera Indonesia (KPI), Pandu Puteri Indonesia (PPI) hingga Kepanduan Indonesia Muda (KIM).

Awal Nama Pramuka Terbentuk

Pramuka
Photo : pramuka.or.id
Pramuka

Sebab munculnya berbagai nama kegiatan kepanduan, Presiden Soekarno dan Sri Hamengku Buwono IX berencana untuk meleburkan gerakan-gerakan tersebut menjadi satu wadah. Hingga akhirnya pada 1959, Presiden Soekarno mengunjungi Perkemahan Besar Persatuan Kepanduan Putri Indonesia. 

Lalu Presiden Soekarno mengumpulkan tokoh dan pimpinan gerakan kepanduan, presiden pertama Indonesia ini mengumumkan nama untuk mengumpulkan sau wadah gerakan kepanduan adalah Pramuka. 

Nama Pramuka dan Hari Tunas Gerakan Pramuka diresmikan pada 9 Maret 1961. Di 20 Mei 1961, surat Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka dan momen tersebut dikenal Hari Permulaan Tahun Kerja.

Pada 14 Agustus 1961, gerakan Pramuka akhirnya dikenalkan secara resmi ke masyarakat dalam sebuah upacara di halaman Istana Negara.

Makna Logo Hari Pramuka ke-61

Logo Hari Pramuka ke-61
Photo : pramuka.or.id
Logo Hari Pramuka ke-61

Pada 6 Agustus 2022, Kwarnas (Kwartir Nasional) telah mengumumkan logo resmi untuk memperingati Hari Pramuka Indonesia yang ke-61 pada 14 Agustus. 

Melansir dari pramuka.or.id, logo bernuansa merah-putih disertai dengan angka 61 sebagai simbol ulang tahun pramuka. Dimana angka satu bertugas untuk menopang tunas kelapa dan angka enam untuk kelopak tunas.

Terdapat slogan di logo tersebut yakni Mengabdi Tanpa Batas untuk Membangun Ketangguhan Bangsa. Slogan ini digunakan sebagai tema Hari Pramuka 2022 yang memiliki makna sebuah harapan untuk membangun citra positif gerakan Pramuka.

Demikian sejarah dan makna Hari Pramuka ke-61 yang diperingati pada 14 Agustus 2022. Bersamaan dengan hari tersebut, Pramuka Indonesia mengadakan Jambore Nasional ke 11 yang dimulai pada 14 sampai 22 Agustus 2022 di Cibubur, Jawa Barat.

Baca Juga: Sejarah, Makna dan Cara Merayakan Hari Kucing Sedunia 2022

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...