4 Fakta Berlian Cullinan di Mahkota Ratu Elizabeth yang Diklaim Afrika

Image title
19 September 2022, 16:38
Ratu Elizabeth II dengan Mahkota bertahta berlian Cullinan
Berbagai Sumber
Ratu Elizabeth II dengan Mahkota bertahta berlian Cullinan

ZIGI – Sebuah berlian yang terpasang di mahkota Ratu Elizabeth dan tongkat Kerajaan Inggris tengah mencuri perhatian publik. Pasalnya Afrika Selatan meminta Kerajaan Inggris mengembalian berlian yang disebut dengan Great Star of Africa atau Cullinan tersebut.

Sementara berlian Cullinan hingga saat ini diklaim sebagai penemuan berlian berukuran besar yang pernah ada. Lantas bagaimana berlian Cullinan bisa berada di Kerajaan Inggris? Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: 26 Potret Ratu Elizabeth dari Masa ke Masa, Ada Pose sama Putri Diana

1. Penemuan Berlian Cullinan

Manajer tambang Premier, Frederick Wells bawa berlian mentah Cullinan
Photo : geology.com
Manajer tambang Premier, Frederick Wells bawa berlian mentah Cullinan

Melansir dari geology.com, berlian Cullinan ditemukan pertama kali pada 26 Januari 1905 di Tambang Premier, di dekat Kota Cullinan, Transvaal Colony, Afrika Selatan. Berlian yang selalu bertengger di Mahkota Ratu Elizabeth II ini rupanya menjadi berlian mentah terbesar di dunia. 

Saat ditemukan, berlian ini memiliki berat 3.106,75 karat (621,35 gram atau sekitar 1,37 pon) dan memiliki ukuran sekitar 10,1 x 6,35 x 5,9 sentimeter.

Sementara julukan berlian Cullinan merujuk pada nama Thomas Cullinan yang merupakan pendiri sekaligus Ketua Tambang Premier kala itu. Sedangkan Tambang Primier ditemukan pertama kali pada 1898 kemudian tambang ini menjadi tambang Cullinan pada 2003.

Saat ini, tambang Cullinan dimiliki oleh Petra Diamond yakni grup penambangan berlian yang berbasis di Afrika Selatan, Tanzania hingga Bostwana.

2. Berlian Cullinan Sampai di Inggris

Mahkota Kerajaan Inggris
Photo : geology.com
Mahkota Kerajaan Inggris

Menurut pihak Royal Asscher Diamond Company yakni perusahaan pemotongan berlian Belanda yang eksis sejak 1854 menyebutkan jika berlian tersebut dibeli oleh Pemerintah Transvaal Afrika Selatan yang kala itu masih dijalankan oleh Kerajaan Inggris.

Ketika Thomas Cullinan menemukan berlian itu pada 1905, ia hampir saja membuangnya karena didiuga permata yang tidak berharga. Hingga akhirnya ia menjualnya ke kantor S Neumann & Company yang bertindak sebagai agen penjual berlian.

Setelah berlian Cullinan sampai di London, Inggris dijual seharga 500 ribu poundsterling namun berlian tak kunjung dijual selama dua tahun. Hingga akhirnya pada 1907, berlian tersebut dibeli oleh Pemerintah Transvaal Afrika Selatan seharga 150 ribu poundsterling (jika kalkulasikan di tahun 2018 maka senilai 17 juta poundsterling alias Rp290,17 miliar).

 

Setelah dibeli oleh Pemerintah Transvaal Afrika Selatan, ia memberikannya sebagai hadiah kepada Raja Edward VII.

3. Berlian Dipotong Raja Edward VII

Potongan Berlian Cullinan
Photo : geology.com
Potongan Berlian Cullinan

Setelah sampai di tangah Raja Edward VII, putra sulung dari Ratu Victoria ini memutuskan untuk memotongnya. Berlian tersebut awalnya sebesar jantung manusia dipotong menjadi permata persegi. Tugas pemotongan berlian diserahkan kepada Asscher Brother Diamond Company (sekarang Royal Asscher Diamond Company) pada 1908.

Kemudian Asscher Brother memotongnya menjadi 105 permata persegi, untuk sembilan permata yang utama memiliki berat sekitar 1055,89 karat sementara 96 batu persegi kecil dengan berat 7,55 karat dan 9,5 karat.

Untuk kesembilan berlian utama yang memiliki berat 1055,889 karat ini diberi nama dengan angka Romawi dari I hingga IX. 

Untuk Cullinan I dan II dikembalikan ke Raja Edward VII sementara sisa potongan batu sebagai biaya produksi Asscher Brother. Berlian Cullinan I saat itu beratnya sebesar 530 karat dinamakan Great Star of Africa dan disimpan di tongkat Kerajaan Inggris. Sementara untuk berlian Cullinan II memiliki berat 317 karat dan dinamakan Smaller Star of Africa disimpan di mahkota Kerajaan Inggris.

4. Kontroversi Berlian Cullinan Milik Kerajaan Inggris

Tongkat Kerajaan Inggris
Photo : geology.com
Tongkat Kerajaan Inggris

Setelah sepeninggalnya Ratu Elizabeth II, berlian Cullinan langsung menerima banyak respons keras dari Afrika Selatan. Banyak orang Afrika Selatan memandang akuisisi permata oleh Inggris tidak sah dan meminta keluarga kerajaan Inggris untuk mengembalikannya.

“Berlian Cullinan harus segera dikembalikan ke Afrika Selatan. Mineral negara kita dan negara lain terus menguntungkan Inggris dengan mengorbankan rakyat kita,” kata aktivis Thanduxolo Sabelo dikutip dari Robb Report pada Senin, 19 September 2022.

Saat ini, warga Afrika Selatan telah melakukan petisi dan sudah terkumpul 6.000 tanda tangan untuk menyerukan Great Star of Africa dikembalikan dan ditempatkan di museum Afrika Selatan.

Demikian fakta-fakta menarik terkait berlian Cullinan yang diklaim milik Afrika Selatan dan diminta untuk dikembalikan setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II.

Baca Juga: 5 Fakta Ratu Elizabeth II, Sudah Persiapkan Kematian Sejak 1960-an

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...