Neraca Perdagangan Agustus Defisit US$ 318 Juta

Image title
Oleh
1 Oktober 2014, 15:44
BPS_Suryamin.jpg
KATADATA | Arief Kamaludin
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Neraca perdagangan Indonesia kembali defisit. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2014 perdagangan Indonesia defisit sebesar US$ 318,1 juta.

Defisit terutama didorong oleh meningkatnya impor komoditas non-minyak dan gas bumi (migas). Pada Agustus, impor nonmigas naik 15 persen menjadi US$11,4 miliar dari US$ 9,9 miliar pada bulan sebelumnya.

Menurut Kepala BPS Suryamin, kenaikan impor berasal dari impor mesin yang naik menjadi US$ 17,3 miliar serta mesin dan peralatan listrik sebesar US$ 11,6 miliar. ?Ini berkaitan dengan investasi pabrik manufaktur dan pertambangan, kebutuhannya banyak,? kata dia di Jakarta, Rabu (1/10).

Sementara impor migas justru berkurang hingga 18,5 persen menjadi US$ 3,4 miliar dari US$ 4,2 miliar pada Juli. ?Penurunan impor minyak ini didorong oleh konsumsi yang sudah tidak begitu banyak lagi pasca-arus mudik dan balik,? ujar Suryamin.

Adapun kinerja ekspor Indonesia pada Agustus mencapai US$ 14,48 miliar, naik 2,5 persen dari bulan sebelumnya. Kinerja ekspor terutama berasal dari komoditas nonmigas yang naik 2,1 persen menjadi US$ 11,9 miliar.

?Pertumbuhan kinerja ekspor nonmigas didorong oleh ekspor kendaraan bermotor sebesar US$ 106,4 juta atau naik 28,5 persen dari posisi Juli,? kata Suryamin.

Sedangkan ekspor sektor migas tercatat naik sebesar 4,08 persen dari angka US$ 2,5 miliar pada Juli menjadi US$ 2,6 miliar pada Agustus.

Negara tujuan ekspor utama masih didominasi Tiongkok sebesar USS 11,29 miliar turun 14,7 persen dari tahun lalu, Amerika Serikat US$ 10,48 miliar turun 4,48 persen dari tahun lalu, dan Jepang sebesar US$ 9,43 miliar turun 19,97 persen dari tahun lalu.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Petrus Lelyemin
Editor: Arsip

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...