Tumbuh 22 Persen, Kinerja IHSG Salah Satu yang Terbaik di Dunia
KATADATA ? Sepanjang 2014, indeks harga saham gabungan (IHSG) tercatat tumbuh 22,3 persen. Kinerja IHSG ini merupakan salah yang terbaik di dunia.
Tahun depan, otoritas bursa optimistis kinerja indeks akan lebih baik. Ini seiring dengan membaiknya situasi perekonomian domestik. Apalagi, Indonesia sudah melewati situasi politik yang tegang seiring pelaksanaan pemilihan umum dan pemilihan presiden pada tahun ini.
Kepala Eksekutif Pengawas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, perekonomian pada 2015 akan lebih stabil. Menurut dia, meski ada tantangan yang berasal dari perekonomian global, tidak terlalu berdampak terhadap pasar Indonesia.
?Indonesia sudah melewati ketidakpastian pada 2014,? kata dia dalam acara penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir tahun, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito juga sependapat bahwa sudah terlewatinya tahun politik akan memberikan kepastian kepada dunia usaha. Tahun depan, Bursa menargetkan perusahaan yang mencatatkan saham perdanannya (Initial Public Offering/IPO) bisa tercapai sebanyak 32 emiten.
Ito menambahkan, optimisme ini juga lantaran pasar sudah mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan The Fed (Fed Rate) dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Untuk itu, lanjutnya, semestinya akan lebih stabil dibandingkan tahun ini.
?Nggak dikhawatirkan semestinya (Fed Rate), kan sudah diantisipasi oleh pasar,? tutur dia.
Pada perdagangan Selasa (30/12), IHSG tercatat sebesar 5.226,95 poin naik 22,3 persen dibandingkan tahun lalu 4274,18 poin.
Di kawasan regional, IHSG hanya berada di bawah Shanghai yang naik 49,72 persen, India 28,52 persen, dan Filipina 22,76 persen. Sepanjang tahun ini, IHSG juga sudah melampaui bursa Thailand yang mencapai 15,15 persen. Sementara indeks Nikkei Jepang juga hanya tumbuh 8,83 persen, Singapura 6,23 persen, Hong Kong 2 persen, dan Australia 1,75 persen.
