IHSG berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, dengan analis merekomendasikan sejumlah saham seperti BRPT, ICBP, dan DEWA untuk diperhatikan investor.
Wall Street mayoritas ditutup turun imbas tekanan pada saham teknologi seperti Micron Technology, sementara investor menanti rilis laporan keuangan perusahaan tersebut.
MSCI merilis hasil Review MSCI 2026 yang menentukan status klasifikasi pasar Indonesia, berdasarkan evaluasi aksesibilitas dan pengalaman investor institusi global.
IHSG diprediksi terkoreksi hari ini akibat sentimen MSCI 2026, namun analis merekomendasikan sejumlah saham seperti Kalbe Farma, Medco Energi, dan Rukun Raharja.
Tekanan terhadap bursa global terjadi setelah Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon pada Minggu (7/6). Sebagai balasan, Iran menembakkan rentetan rudal ke sejumlah target di Israel.
Lembaga pemeringkat indeks global MSCI membekukan proses rebalancing terhadap saham GOTO karena saham emiten tersebut diperdagangkan di level minimum Rp 50 alias gocap.
Bursa Saham AS ditutup melemah imbas lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah dan ketegangan geopolitik, dengan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq terkoreksi.
IHSG berpotensi melanjutkan koreksi setelah anjlok 3,46%, dengan analis memproyeksikan target support baru di level 6.307 berdasarkan analisis teknikal.
Valuasi rata-rata bursa di Indonesia kini sudah turun dengan price earning ratio (PER) di level 16 kali. Posisi IHSG pun semakin menjauh dari level all-time high atau ATH Januari lalu.
Wall Street ditutup turun pada Kamis (24/4) dengan S&P 500 turun 0,41%, terdorong tekanan saham teknologi dan kekhawatiran atas konflik AS-Iran yang mendongkrak harga minyak.
IHSG diproyeksikan melanjutkan koreksi dengan target support baru, sementara analis merekomendasikan saham AMRT, BBCA, dan BBTN untuk diperhatikan investor.
Wall Street melonjak dan cetak rekor tertinggi baru, didorong sentimen positif dari perpanjangan genjatan senjata AS-Iran serta kinerja emiten yang solid.