IHSG diprediksi melanjutkan koreksi hari ini, dibayangi tekanan jual dan masih berada di bawah garis Moving Average 20 hari (MA20) menurut analis MNC Sekuritas.
IHSG diprediksi melanjutkan koreksi untuk menguji area support 5.723-5.784, meski penguatan jangka pendek berpotensi menguji level 5.912-5.937 menurut analis MNC Sekuritas.
MSCI soroti isu transparansi kepemilikan saham di Indonesia, sementara BEI merilis daftar saham High Shareholding Concentration untuk meningkatkan transparansi pasar modal.
IHSG berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, dengan analis merekomendasikan sejumlah saham seperti BRPT, ICBP, dan DEWA untuk diperhatikan investor.
Wall Street mayoritas ditutup turun imbas tekanan pada saham teknologi seperti Micron Technology, sementara investor menanti rilis laporan keuangan perusahaan tersebut.
MSCI merilis hasil Review MSCI 2026 yang menentukan status klasifikasi pasar Indonesia, berdasarkan evaluasi aksesibilitas dan pengalaman investor institusi global.
IHSG diprediksi terkoreksi hari ini akibat sentimen MSCI 2026, namun analis merekomendasikan sejumlah saham seperti Kalbe Farma, Medco Energi, dan Rukun Raharja.
Tekanan terhadap bursa global terjadi setelah Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon pada Minggu (7/6). Sebagai balasan, Iran menembakkan rentetan rudal ke sejumlah target di Israel.
Lembaga pemeringkat indeks global MSCI membekukan proses rebalancing terhadap saham GOTO karena saham emiten tersebut diperdagangkan di level minimum Rp 50 alias gocap.
Bursa Saham AS ditutup melemah imbas lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah dan ketegangan geopolitik, dengan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq terkoreksi.
IHSG berpotensi melanjutkan koreksi setelah anjlok 3,46%, dengan analis memproyeksikan target support baru di level 6.307 berdasarkan analisis teknikal.