Gelombang aksi protes terhadap kebijakan tersebut diperkirakan akan terus berlanjut.
8
Kebijakan Larangan Imigran ke AS
Foto ke 1 dari 8
Seorang anak lelaki melihat saat para pendemo beribadah ketika berpartisipasi dalam sebuah protes oleh komunitas Yaman terhadap larangan perjalanan yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Kamis (2/2). ANTARA FOTO/REUTERS/Lucas Jackson

Kebijakan baru imigrasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menacing kehebohan. Gelombang protes merebak di berbagai bandar udara dan kota-kota besar di negara tersebut sepanjang pekan ini.

Kebijakan kontroversial itu melarang masuknya warga dari tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim ke AS. Larangan ini berlaku selama 90 hari mendatang. Negara-negara itu adalah Syiria, Irak, Iran, Yaman, Libya, Somalia, serta Sudan. Selain itu, pemerintahan Trump membekukan izin bagi para pengungsi selama 120 hari.

Gelombang aksi protes terhadap kebijakan tersebut diperkirakan akan terus berlanjut. Peserta aksi berasal dari berbagai latar belakang, ras, agama, dan jabatan. Bahkan, para politisi AS turut meramaikan aksi protes tersebut.

Artikel Terkait
Persoalan penolakan kunjungan Panglima TNI bila tak diatasi dengan tepat dapat mengganggu hubungan RI-Amerika.