Ketimpangan Ekonomi Indonesia Peringkat 4

Berdasarkan survei lembaga keuangan Swiss, Credit Suisse, 1 persen orang terkaya di Indonesia menguasai 49,3 persen kekayaan nasional.
Image title
Oleh Widyanita
15 Januari 2017, 09:00

Ketimpangan kekayaan antara orang kaya dan miskin di Indonesia termasuk paling buruk di dunia. Berdasarkan survei lembaga keuangan Swiss, Credit Suisse, 1 persen orang terkaya di Indonesia menguasai 49,3 persen kekayaan nasional. Kondisi ini hanya lebih baik dibanding Rusia, India, dan Thailand.

(Databoks: Di Indonesia, 1% Orang Terkaya Menguasai 49% Kekayaan Nasional)

Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik, per Maret 2016 Indek Gini Ratio di Indonesia berada di angka 0,397. Meski mengalami penurunan, tingkat ketimpangan tersebut masih jauh dari target pemerintah. Pada 2019, pemerintah menargetkan nisbah Gini turun hingga 0,36.

(Opini: Mendeteksi Akar Ekonomi dari Radikalisme dan Gejolak Sosial)

Besarnya kesenjangan juga terlihat pada penguasaan orang-orang kaya di sektor perbankan. Dana bank di Indonesia didominasi oleh pemilik rekening di atas Rp 2 miliar. Meskipun hampir 98 persen jumlah rekening di bank dimiliki oleh nasabah dengan jumlah tabungan di bawah Rp 100 juta.

(Infografik: Rekening di Atas Rp 2 Miliar Dominasi Dana Bank)

 

 

*) Ralat: Infografik ini mengalami perubahan data yang disesuaikan dengan publikasi BPS. Maka Gini Ratio Indeks untuk periode September 2016 yang sebelumnya dicantumkan telah kami hilangkan.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.