5 Rekomendasi Buku Menambah Wawasan

Buku masih tetap menjadi sumber informasi dan inspirasi yang sulit digantikan, meski di tengah era teknologi seperti saat ini. Berikut ini, beberapa rekomendasi buku menambah wawasan.
Image title
9 Desember 2022, 15:37
Rekomendasi Buku Menambah Wawasan
pexels
Ilustrasi, perpustakaan.

Terdapat satu ungkapan terkenal, yaitu ‘Buku adalah jendela dunia.’ Kalimat tersebut merujuk pada kebiasaan membaca yang membuat kita kaya akan pengetahuan.

Dengan membaca buku, kita dapat mengetahui berbagai hal yang sebelumnya tidak diketahui. Selain itu, kita juga bisa melatih konsentrasi agar lebih fokus.

Sebelum munculnya teknologi komunikasi dan informasi yang lebih canggih, buku bagaikan jawaban dari segala ketidaktahuan manusia. Namun Anda juga harus memperhatikan buku yang dibaca. Terkait dengal han itu, berikut ini adalah ulasan singkat mengenai beberapa rekomendasi buku menambah wawasan.

1. Bumi Manusia

Rekomendasi buku menambah wawasan kali ini bertajuk ‘Bumi Manusia’ dan merupakan karya penulis Ananta Toer. Rilis pada tahun 2015, buku ini sempat naik tayang di bioskop dan menggaet satu juta penonton. Tentu saja film tersebut tak lepas dari cikal penulisan Bumi Manusia yang bercerita tentang kehidupan Minke, siswa sekolah yang satu-satunya keturunan pribumi. Sementara itu, semua rekannya adalah orang Belanda.

Bumi Manusia juga menyorot tentang kehidupan percintaan antara Minke dan Annelies, yaitu putri dari Herman Mellema dan Nyai Ontosoroh. Meski cukup pelik, Minke dan Annelies akhirnya menikah. Tak hanya itu, buku ini juga banyak mengulas tentang dinding kehidupan antara masyarakat pribumi dan Belanda ketika di era kolonialisme. Khususnya di bidang keilmuan dan sosial.

2. Madilog

Mampu menambah wawasan, Madilog merupakan salah satu buku populer yang ditulis oleh seniman Tan Malaka. Mengutip dari situs Gramedia, buku ini ditulis pada 15 Juli 1942 hingga 30 Maret 1943.

Diketahui bahwa Tan Malaka membuat Madilog ketika pemerintah Jepang mengalahkan musuh dengan kejam. Zaman itu juga dijelaskan bahwa pihak koloni kerap kehilangan kesabaran terhadap pekerja pribumi. Meski sudah cukup lawas, penerbit masih aktif memproduksi Madilog dengan tampilan yang tetap baru dan rapi.

Madilog banyak mengkaji tentang premis dasar mengenai keyakinan Tan Malaka mengenai kekuatan proletariat Indonesia untuk menaklukkan dam membentuk kemerdekaan.

Selain itu, buku ini juga memuat tentang hambatan yang membuat semuanya terasa sulit. Mengingat saat itu masyarakat masih akrab dengan berbagai takhayul dan kepercayaan tertentu. Sementara itu, Madilog merupakan gabungan dari kata Materi, Dialektika, dan logika.

3. Good Bye, Things

Rekomendasi buku menambah wawasan satu ini berjudul ‘Good Bye, Things’ dan merupakan karya dari Fumio Sasaki. Terbit pada tahun 2018, buku ini banyak membahas tentang gaya hidup minimalis ala masyarakat Jepang.

Sasaki juga mengklaim bahwa dirinya bukanlah seorang yang ahli dalam hal minimalisme. Sebaliknya, Sasaki menerangkan bahwa ia adalah pribadi yang mudah tertekan karena tuntutan pekerjaan dan kerap membandingkan dirinya dengan orang lain. Salah satunya dengan barang-barang yang ia miliki.

Untuk mengatasi hal tersebut, Sasaki menerapkan gaya hidup yang ternyata memberikan banyak perubahan. Sasaki memutuskan untuk mengurangi barang yang dimilikinya. Alih-alih merasa kehilangan, Sasaki justru merasakan kebebasan, kedamaian, dan bisa lebih menghargai. Sasaki memaknai bahwa gaya hidup minimalis adalah dengan mengurangi jumlah barang.

4. The Greatest Salesman in the World

Rilis pada tahun 2017, rekomendasi buku menambah wawasan ini merupakan karya Og Mandino. Buku ini cocok untuk Anda yang ingin mendalami dunia marketing. Di dalamnya, Mandino banyak mengkaji tentang kepercayaan diri dalam konteks pemasaran atau marketing. Anda akan mengetahui tentang perjalanan sosok Hafid dalam meraih kestabilan hidupnya secara finansial.

Dalam ungkapannya, Hafid berujar, “Saya akan terus berjuang sampai sukses. Saya tidak dilahirkan ke dunia ini untuk kalah. Kekalahan tidak mengalir dalam darah saya. Saya bukanlah domba yang menanti dicambuk sang penggembala. Saya, seekor singa dan pantang bicara, berjalan, atau tidur dengan domba. Rumah jagal kegagalan bukanlah tujuan saya. Saya akan terus berjuang sampai sukses.” Ungkapnya pada perkamen kuno ke-III.

5. Think and Grow Rich

Think and Grow Rich’ merupakan rekomendasi buku menambah wawasan yang ditulis oleh Napoleon Hill. Diketahui bahwa sosoknya adalah sastrawan dengan aliran gaya pemikiran baru asal Amerika Serikat.

Diketahui bahwa gagasan dan prinsip yang digunakannya juga termuat di dalam karya Mary Kay Ash, Ken Blanchard, Jack Canfield, Mark Victor, Brian Tracy, Dennis Waitley, dan John Gray. Hal ini membuktikan bahwa pengaruh dari Napoleon Hill tidak main-main. Salah satunya adalah Anthony Robbins yang secara gamblang menyebut bahwa Hill adalah pahlawan untuknya.

Buku ini membahas tentang cara ampuh tentang bagaimana mengubah kehidupan pembaca menjadi lebih baik. Secara tidak langsung, pembaca dapat meresapi bagaimana cara menuju kesuksesan dengan harapan, keyakinan, serta inspirasi yang masih realistis. Tak hanya itu, Think and Grow Rich juga diterjemahkan dengan tata bahasa yang mudah dipahami sehingga dapat dibaca di saat santai.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait