Mengenal Butir Butir Pancasila dan Makna Masing-Masing Sila Pancasila

Annisa Fianni Sisma
13 Desember 2022, 13:27
Butir butir Pancasila
bpip.go.id
Ilustrasi, lambang negara Republik Indonesia, Pancasila.

Mengenal butir butir Pancasila merupakan hal yang penting bagi warga negara Indonesia. Pasalnya, Pancasila merupakan dasar negara yang wajib dipahami nilai dan maknanya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila sebenarnya tercantum pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD NRI 1945) di alinea ke-4. Untuk memahami lebih lanjut terkait butir butir Pancasila lebih dari sekedar bunyi silanya, berikut ini penjelasan makna masing-masing butir butir pancasila.

butir butir pancasila
butir butir pancasila (bpip.go.id)
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Butir Butir Pancasila

Edukasi Pancasila menjadi penting diajarkan sejak dini. Terdapat 5 butir butir Pancasila yang sudah tercantum dalam alenia 4 UUD NRI 1945. Kelimanya yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Berikut ini penjelasan masing-masing maknanya melansir dari situs BPIP.

1. Butir butir Pancasila Sila Ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Bangsa Indonesia beragama dan mengamalkan ajaran agamanya dengan adab dan menghormati satu sama lain.
  • Bangsa Indonesia wajib menyembah Tuhannya dan beribadah menurut agama dan kepercayana masing-masing secara leluasa, beradab, dan berkeadilan.
  • Bangsa Indonesia melaksanakan perintah agama dan kepercayaan masing-masing dengan tetap mengedepankan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  • Bangsa Indonesia tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan tertentu dianut oleh warga negaranya, tiap-tiap warga negara memiliki hak untuk memilih dan menjalankan agama dan kepercayaan yang dianutnya.

2. Butir butir Pancasila Sila Ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  • Indonesia merupakan negara yang merdeka, bersatu dan berdaulat. Namun, bangsa ini tidak mengenal chauvinistik. Chauvinistik merupakan paham maupun ideologi yang menempatkan negara memandang rendah bangsa lainnya. Pemahaman singkatnya yakni chauvinisme merupakan pemahaman nasionalisme yang sempit.
  • Indonesia adalah bagian dari dan bekerjasama dengan masyarakat bangsa-bangsa di dunia.
  • Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang ingin bergaul dengan bangsa lain dengan saling menghormati nilai nasionalisme dan kearifan lokal bangsa yang tumbuh subur di dunia.
  • Indonesia juga bagian dari kemanusiaan universal. Indonesia menjunjung tinggi hak asasi manusia dan mengembangkan persaudaraan berdasarkan nilai keadilan dan keadaban.
  • Bangsa Indonesia mengaku dan perlakukan manusia sederajat sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  • Indonesia mengembangkan sikap tenggang rasa, tepa slira dan memahami adanya perbedaan suku, ras, agama, dan kepercayaan merupakan keniscaryaan yang tak boleh menimbulkan adanya pertentangan.

3. Butir butir Pancasila Sila Ke-3: Persatuan Indonesia

  • Negara Indonesia bukan sekedar ada karena persatuan perangai yang timbul karena adanya persatuan nasib, melainkan lebih dari itu. Indonesia hadir karena ada persatuan antara orang dengan tanah air yang didiaminya.
  • Persatuan Indonesia bernafaskan semangat kebangsaan yang melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Bangsa ini memiliki nasib dan tanggungan yang sama dalam bingkai NKRI.
  • Persatuan Indonesia merupakan sikap kebangsaan yang menghormati perbedaan dan keberagaman masyarakat dan bangsa Indonesia.
  • Bangsa Indonesia juga mampu menempatkan persatuan serta kesatuan serta kepentingan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
  • Warga Negara Indonesia juga mengembangkan rasa cinta tanah air dan bangsa. WNI juga bersedia berkorban untuk kepentingan negara dan bangsanya jika diperlukan.
  • WNI juga mampu mengembangkan rasa bangga berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.

4. Butir butir Pancasila Sila Ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

  • Negara Indonesia bukan negara yang didirikan hanya untuk satu golongan saja, melainkan untuk semua yang bertanah air Indonesia. Oleh karena itulah penyelenggaraan negara berdasarkan pada permusyawaratan perwakilan.
  • Negara Indonesia merupakan negara demokrasi yang mengakui dan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat. Perwujudannya yakni dengan mengutamakan prinsip permusyawaratan yang mampu mewujudkan kesejahteraan sosial.
  • Bangsa Indonesia wajib menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. Penyikapan ini haruslah dilaksanakan dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksankan hasil keputusan musyawarah.
  • Bangsa Indonesia juga tidak mengenal adanya sistem diktator oleh kelompok atau pihak mayoritas dan tirani terhadap golongan minoritas.

5. Butir butir Pancasila Sila Ke-5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Indonesia didirikan untuk memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia, baik secara lahir maupun batinnya.
  • Indonesia merupakan negara demokrasi yang mengakui serta menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dengan mengutamakan prinsip permusyawaratan dalam lembaga perwakilan rakyat.
  • Indonesia wajib menjamin setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan, pekerjaan, dan penghidupan yang layak, bermartabat, dan berkeadilan.
  • Bangsa Indonesia dalam mengambil keputusan dipimpin oleh nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dalam semangat hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan untuk mewujudkan keadilan.
  • Setiap warga Indonesia tidak menggunakan hak milik untuk hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.

Itulah butir butir Pancasila beserta makna Pancasila dari masing-masing sila. Selanjutnya, dapat diketahui masing-masing sila saling berkaitan satu sama lain dan memiliki makna yang wajib dijadikan pedoman sehari-hari.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait