Gaet 4 Startup, Telkomsel Rilis Paket Data Hemat untuk Belajar Online

Paket data hemat Ilmupedia yang dirilis Telkomsel dapat mengakses aplikasi belajar online Quipper, Cakap, Bahaso, dan Zenius.
Image title
6 Maret 2020, 06:26
telkomsel, belajar online, aplikasi, startup pendidikan
Ilustrasi. Telkomsel menjual kuota paket data Ilmupedia sebesar 3 Gigabyte dengan harga Rp 25 ribu berlaku selama 30 hari.

PT Telekomunikasi Seluler menggaet empat startup teknologi pendidikan atau edtech untuk memberikan layanan paket data Ilmupedia. Paket data tersebut khusus digunakan untuk mengakses platform belajar online.

Vice President Mass Market Telkomsel Hastining B Astuti mengatakan Ilmupedia sebenarnya sudah dipasarkan sejak Desember 2019. Kini, pihaknya bekerja sama dengan empat startup edtech yaitu Quipper, Cakap, Bahaso, dan Zenius.

"Cara belajar kini kan bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, karena teknologi digital," kata dia di Jakarta pada Kamis (5/3). 

Salah satu masalah yang ada di sektor pendidikan saat ini yaitu keterbatasan akses infrastruktur termasuk internet. Dengan kondisi tersebut, paket data khusus untuk sektor pendidikan sangat diperlukan. 

Advertisement

(Baca: Telkomsel Gaet Microsoft Kembangkan Kecerdasan Buatan dan IoT di RI)

Selain itu, menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas pada 2018 yang diterima Telkomsel, 25% populasi Indonesia merupakan anak muda usia di bawah 19 tahun yang sudah cerdas digital. Belum lagi, hampir satu per tiga waktu anak muda digunakan untuk edukasi.

Pada sektor lain, Telkomsel sudah meluncurkan beragam produk paket data, seperti paket video Maxstream, paket musik Musicmax, dan paket gim Gamesmax. Total kuota paket data Ilmupedia sebesar 3 Gigabyte dengan harga Rp 25 ribu berlaku selama 30 hari.

Hastining mengatakan, saat ini nilai penjualan paket data itu masih dalam tahap penghitungan. Meski demikian, respons pengguna yang menyasar pelajar itu cukup baik. "Yang jelas, saat ini hasilnya empat kali lipat dari apa yang kita perkirakan," kata dia.

Setelah bekerja sama dengan empat edtech, Telkomsel membuka peluang masuknya edtech lain agar bisa diakses oleh layanan paket datanya. "Kami siapkan dua dalam proses. Konsentrasi core-nya di bidang pendidikan, kami sangat menyambut baik. Kami terbuka seluruh mitra," kata dia.

(Baca: Startup Ini Gunakan AI untuk Pantau Jarak Jauh Pasien Corona Hong Kong)

Businnes Development Manager Quipper Indonesia Ruth Ayu Hapsari mengatakan ada dua manfaat yang didapat Quipper dari kerja samanya dengan Telkomsel ini. Pertama, layanan Quipper dipermudah dengan paket data khusus. "Kedua kami ingin ada sharing ke pelajar yang belum jadi pengguna Quipper sebelumnya," ujar dia di Jakarta pada Kamis (5/3). 

Ilmupedia juga menggelar program Ilmupedia Berani Belajar. Program cerdas cermat online itu menjaring pengguna dari 329 kota di Indonesia. Peserta program ada lebih dari 3.000 tim, dengan total 18 ribu orang dan lebih dari 2.000 sekolah.

"Kami jadi bagian partner, kami sediakan konten di cerdas cermat, buat pertanyaan. Dari babak awal kami sediakan," ujar Ayu. 

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait