Capai Target Jokowi, Uji Spesimen Corona Bertambah 20.650 Hari Ini

Dari tambahan tes yang dilaporkan pemerintah, ada 1.331 orang yang teridentifikasi positif corona.
Dimas Jarot Bayu
18 Juni 2020, 16:50
tes corona, virus corona, covid-19
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Tes usap ke pedagang pasar di Jakarta, Rabu (17/6/2020). Jumlah tambahan uju spesimen corona RI hingga Kamis (18/6) sebanyak 20.650 sampel.

Jumlah tambahan uji spesimen virus corona Covid-19 yang dilaporkan pemerintah pada Kamis (18/6) sebanyak 20.650 sampel. Angka ini merupakan kenaikan angka pengujian tertinggi sejak pandemi terjadi di Indonesia pada Maret lalu.

Tambahan uji spesimen corona yang dilaporkan hari ini juga sudah mencapai target yang diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebelumnya, Presiden meminta agar tes corona bisa dinaikkan dua kali lipat dari sasaran sebelumnya yang sebesar 10 ribu sampel per hari.

"Hari ini telah 20.650 spesimen yang kita periksa," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Covid-19 Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Kamis (18/6).

(Baca: Rekor Lonjakan 1.331 Kasus, 42.762 Orang di RI Positif Terkena Corona)

Secara rinci, tambahan uji spesimen corona yang dilakukan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 20.020 sampel pada hari ini. Sementara, ada 630 diuji dengan metode tes cepat molekuler (TCM). "Sehingga total yang kita periksa akumulasinya adalah 580.522 spesimen," kata Yurianto.

Dari pengujian spesimen tersebut, ada tambahan 1.331 orang yang teridentifikasi positif corona pada hari ini. Alhasil, total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 42.762 orang.

Yurianto mengatakan, sebaran tertinggi kasus corona masih berada di Jawa Timur sebanyak 384 orang. Posisi kedua ditempati Jakarta dengan tambahan kasus corona sebanyak 173 orang.

Di Sulawesi Selatan, ada 166 kasus baru corona yang dilaporkan pada hari ini. Selain itu, ada tambahan 118 kasus baru di Kalimantan Selatan. Di Bali, Yurianto mengumumkan adanya 66 pasien baru.

"Dari 34 provinsi , 17 provinsi melaporkan kasus baru di bawah 10. Ada 10 provinsi hari ini tidak ada penambahan kasus," kata Yurianto.

Dalam rapat awal Juni lalu, Jokowi memerintahkan bawahannya agar target uji spesimen virus corona Covid-19 mampu meningkat dua kali lipat. Sasaran baru ini diberikan usai 10 ribu uji spesimen dapat tercapai.

Advertisement

“Saya harapkan target berikutnya ke depan adalah 20 ribu per hari,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas pada Kamis (4/6).

(Baca: Jokowi Tambah Target Uji Spesimen Corona jadi 20 Ribu Per Hari)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait