Varian Baru Covid-19 Telah Masuk Jatim, Menkes Minta Tes Digenjot

Ameidyo Daud Nasution
17 Mei 2021, 14:46
Covid-19, virus corona, jawa timur, mutasi corona
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan paparan saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Budi pada Senin (17/5) mengatakan varian baru Covid-19 telah ditemukan di Jawa Timur.

Mutasi virus corona Covid-19 terus bermunculan di Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan dua mutasi virus dari Afrika Selatan dan Inggris ditemukan di Jawa Timur pada pekan lalu.

Keduanya didapatkan dari pekerja migran yang pulang dari Malaysia. Oleh sebab itu Budi meminta kepala daerah hingga dinas kesehatan lebih gencar menggelar tes demi mendeteksi varian baru ini.

“Karena varian baru penularannya juga tinggi,” kata Budi saat konferensi pers virtual, Kamis (17/5).

 

Budi mengatakan paling tidak 40 ribu tes harus dilakukan setiap hari demi membongkar kontak erat. Tak hanya itu, ia meminta warga tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat seperti memakai masker.

“Protokol Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dijalankan, tes dan tracing harus jalan,” kata Budi.

Pekan lalu Budi menyatakan bahwa mutasi Covid-19 varian B.1.617 yang berasal India telah masuk RI dan banyak ditemukan di Sumatera dan Kalimantan. Hingga minggu lalu, sudah ada 10 kasus mutasi varian asal India yang telah ditemukan di Indonesia.

Oleh sebab itu, Kemenkes akan melakukan genome sequencing secara lebih ketat di lokasi yang terdapat mutasi corona tersebut. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui pola penyebaran virus serta menentukan langka karantina yang tepat.

Sedangkan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan dua pekan usai libur Lebaran adalah momentum untuk mencegah kenaikan kasus Covid-19. Oleh sebab itu ia meminta masyarakat hingga daerah dapat bekerja sama.

“Posko di desa atau kelurahan akan bekerja keras satu sampai dua minggu ini untuk mengawasi mereka yang kembali (dari mudik),” kata Doni.

 

Advertisement

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait