RI Dihantam Covid-19, Australia Sumbang 2,5 Juta Vaksin hingga Oksigen

Selain vaksin, bantuan akan meliputi 1.000 ventilator, 700 konsentrator oksigen, lebih dari 170 tabung oksigen, 40 ribu alat tes antigen untuk deteksi Covid-19.
Ameidyo Daud Nasution
7 Juli 2021, 18:50
vaksin, australia, covid
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 AstraZeneca di Sentra Vaksinasi yang ada di Jakarta Barat, Sabtu (8/5/2021). Australia akan kirim 2,5 juta vaksin AstraZeneca ke Indonesia.

Bantuan negara tetangga untuk Indonesia dalam menghadapi melonjaknya penularan Covid-19 segera tiba. Australia mengatakan akan mengirim obat-obatan, alat kesehatan, hingga 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca.

Bantuan vaksin ini merupakan komitmen Negeri Kanguru kepada negara kawasan Indo-Pacific. Perdana Menteri Scott Morrison sebelumnya mengumumkan akan berbagi 20 juta dosis vaksin kepada wilayah ini.

“Sebanyak 2,5 juta akan dibagikan kepada Indonesia untuk mendukung program vaksinasi nasional,” kata Menlu Australia Marisa Payne dalam keterangan resmi Kemenlu Australia, Rabu (7/7).

 Selain vaksin, bantuan akan meliputi 1.000 ventilator, 700 konsentrator oksigen, lebih dari 170 tabung oksigen, 40 ribu alat tes antigen, serta peralatan lainnya. Payne juga telah menyampaikan rencana tersebut dengan Menlu Retno Marsudi.

Advertisement

“Dukungan ini akan membantu memperluas kapasitas tes, menjaga layanan kesehatan, dan membantu fasilitas kesehatan dalam merespons kenaikan kasus,” kata Payne.

Australia juga menyediakan US$ 101,9 juta untuk program vaksinasi nasional di RI. Mereka juga akan mendukung upaya penyediaan vaksin lewat skema COVAX.

“Indonesia juga akan mendapat manfaat kontribusi sebesar US$ 100 juta untuk Quad Vaccine Partnership yang mendukung pengiriman vaksin di Asia Tenggara,” kata Payne.

Selain itu Indonesia akan kedatangan tiga juta vaksin Covid-19 Pfizer asal Amerika Serikat mulai Agustus mendatang. Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksin tersebut akan diberikan kepada masyarakat usia di atas 18 tahun.

Selain itu, stok vaksin itu akan digunakan untuk melanjutkan tahapan vaksinasi program pemerintah. "Sebanyak 3-5 juta dosis dalam bentuk jadi (siap pakai)," kata Nadia saat dihubungi Katadata.co.id, Kamis (1/7).

Selain Pfizer, Indonesia juga akan menerima vaksin jenis lainnya pada Agustus, yaitu Sinovac, Astrazeneca, Sinopharm, dan Cansino. Seluruh vaksin tersebut akan datang secara bertahap setiap bulannya.

Sementara, vaksin Novavax asal AS diperkirakan akan datang secara bertahap mulai September. Total vaksin Novavax yang akan diterima Indonesia mencapai 50 juta dosis.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait