Rasio Positif Kembali Turun, Kasus Baru Covid-19 RI Bertambah 1.954

Pemerintah juga melaporkan adanya penurunan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.240 menjadi 37.412 orang
Ameidyo Daud Nasution
29 September 2021, 18:08
covid-19, rasio positif, virus corona
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) melakukan tes swab antigen di wilayah pemukiman warga Cianjur, Jawa Barat, Minggu, (25/7/2021). Upaya tersebut dilakukan untuk mengejar target pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menambah target sasaran vaksinasi COVID-19 di Indonesia, dari 181,5 juta orang menjadi 208.265.720 orang

Pemerintah melaporkan kasus baru Covid-19 bertambah 1.954 pada Rabu (29/9). Dengan tambahan ini maka total kasus corona di Indonesia telah mencapai 4,2 juta orang.

Angka kasus baru didapatkan dari pemeriksaan terhadap 197.310 orang. Ini berarti angka rasio positif kembali menurun jadi 0,99% dari 1,06% Selasa (28/9).

 

Provinsi Jawa Timur menyumbangkan kasus terbanyak yakni 225 orang. Berikutnya adalah Jawa Tengah yang melaporkan 199 pasien baru dan Jawa Barat dengan 191 kasus.

Adapun angka kematian pasien corona hari ini mencapai 117 orang. Jawa Tengah menyumbang pasien meninggal terbanyak yakni 12 orang. Di bawahnya adalah Aceh sebanyak 10 orang.

Sedangkan angka kesembuhan juga bertambah 3.077 orang hari ini. Jawa Barat menyumbang angka pulih terbesar yakni 337 orang.

Pemerintah juga melaporkan adanya penurunan kasus positif sebanyak 1.240 menjadi 37.412 orang. Sedangkan 378.922 orang dinyatakan sebagai suspek corona.

Sedangkan Satgas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus mingguan per 26 September mencapai 17.250 kasus, turun 20 kali lipat dari puncak kedua pandemi pada Juli yang sempat mencapai lebih dari 50 ribu kasus.

Namun, Satgas menargetkan jumlah kasus akan terus ditekan hingga di bawah 10 ribu per pekan. “Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kondisi covid-19 terkendali dan siap untuk berfokus menuju endemi Covid-19,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, Selasa (28/9). 

Wiku mengatakan, jumlah kasus sepekan lalu bahkan lebih rendah dari pertengahan tahun 2020 yang mencapai 18.675 kasus. Pemerintah, menurut dia, telah belajar dari pengalaman 1,5 tahun terakhir dalam menangani Pandemi Covid-19. 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait