Indonesia Terima Hibah 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac dari Cina

Satu juta dosis Sinovac yang diterima hari ini merupakan pengiriman vaksin tahap ke-100 ke Indonesia
Image title
26 Oktober 2021, 15:52
sinovac, vaksin, cina, covid-19
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.
Petugas kesehatan memasukan vaksin COVID-19 ke jarum untuk disuntikkan kepada pemuka agama saat vaksinasi COVID-19 massal dosis pertama di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (23/3/2021). Sebanyak 350 orang pemuka agama di Palembang mendapatkan penyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac dosis pertama.

Indonesia terus mendapatkan pasokan vaksin Covid-19 dari luar negeri. Terbaru, hari ini pemerintah menerima satu juta dosis vaksin Sinovac yang merupakan hibah dari pemerintah Tiongkok.

Kedatangan vaksin terbaru ini merupakan pengiriman tahap ke-100 ke Indonesia.  "Terima kasih kepada pemerintah Tiongkok atas hibah vaksin Sinovac yang jumlahnya mencapai 1 juta dosis," kata Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong dalam siaran daring, Senin (26/10).

 

Usman mengatakan pemerintah terus berkomitmen untuk menyediakan vaksin corona bagi masyarakat. Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat capaian vaksinasi tertinggi di dunia.

Advertisement

Namun, ia mengingatkan upaya penanganan pandemi masih membutuhkan peran dari masyarakat. Hal ini untuk mencapai target vaksiansi kepada 208 juta penduduk guna menciptakan kekebalan komunitas.

Seiring dengan hal itu, disiplin protokol kesehatan juga terus ditingkatkan guna mencegah kenaikan kasus corona. "Jangan sampai kita terlena dengan adanya penurunan kasus belakangan ini," ujar dia.

Hingga Selasa (26/10), vaksinasi Covid-19 telah mencapai 185,63 juta dosis vaksin. Rinciannya, dosis 1 telah diberikan sebanyak 114,34 juta dosis, 69,13 juta untuk dosis 2 dan sebanyak 2,15 juta dosis lainnya untuk vaksinasi gotong royong.

Total vaksinasi dosis 1 telah dilakukan terhadap 2 juta orang tenaga kesehatan atau 136,7% dari target. Sebanyak 1,8 juta tenaga medis telah mendapatkan dosis 2 atau 128,4% dari target. Pemerintah juga menetapkan anjuran vaksinasi dosis 3 yang telah diberikan kepada 1,1 juta nakes atau 75,6% dari target.

Untuk vaksinasi 1 ke petugas publik, telah diberikan kepada 28 juta orang atau 161,7% dari target. Dari jumlah tersebut, 22,5 juta orang atau 130,2% dari target telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap.

Selain itu, pemerintah juga menjadikan kelompok lansia sebagai sasaran prioritas vaksinasi. Namun hingga saat ini, vaksinasi dosis 1 baru tersalurkan sebanyak 8,1 juta atau 37,7% dari target. Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 telah disalurkan sebanyak 5,09 juta atau 23,6% dari target.

Mulai Juli 2021, pemerintah juga menyasar vaksinasi untuk kelompok masyarakat yang rentan dan umum. Untuk kelompok ini, dosis 1 telah diberikan kepada 71,1 juta orang atau 50,3% dari target. Sedangkan dosis kedua telah tersalurkan sebanyak 35,4 juta atau 25,1 persen dari target.

Kemudian, sasaran vaksinasi lainnya adalah kelompok remaja usia 12-17 tahun. Total vaksinasi dosis 1 di kelompok ini tercatat 3,8 juta orang atau 14,5% dari target. Dari jumlah itu, 3,1 juta orang atau 11,6 persen dari target telah mendapatkan dosis 2.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait