Kasus Omicron Indonesia Tambah Jadi 8, Datang dari Malaysia dan Kongo

Ameidyo Daud Nasution
23 Desember 2021, 08:29
omicron, covid-19, corona
Pexels
Ilutrasi virus Covid-19

Jumlah kasus positif Omicron di Indonesia terus bertambah lagi. Kementerian Kesehatan mengumumkan adanya tambahan tiga pasien varian Covid-19 tersebut sehingga total menjadi 8 orang.

Tiga kasus tersebut merupakan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan dua PMI dari Kongo. Mereka juga memiliki gejala Covid-19 ringan. “Serta sudah divaksin,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmidzi kepada Katadata.co.id, Kamis (23/12).

Kemenkes sebelumnya mendeteksi dua kasus baru Omicron yakni pelaku perjalanan luar negeri dari London, Inggris. Hasil Whole Genome Sequencing pasien tersebut telah keluar pada Senin (20/12).

Sedangkan kasus pertama ditemukan pada satu orang petugas pembersih berinisial N di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet. Petugas ini tertular dari Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru saja berpulang dari Nigeria.

Selain itu dua kasus lainnya adalah terbaru seorang pelaku perjalanan dari Amerika Selatan berusia 42 tahun serta pelaku perjalanan dari Inggris berusia 50 tahun. “Jadi saya tegaskan kembali agar tidak berpergian ke luar negeri dahulu untuk kebaikan kita bersama,” ujar Nadia dalam keterangan resmi, Jumat (17/12).

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan telah menyiapkan beberapa langkah darurat. Saat ini, pemerintah menambah tiga negara  dan menghapus satu negara dari daftar larangan itu, demi mencegah penyebaran varian Omicron.

 "Pemerintah tambahkan negara UK, Norwegia, dan Denmark serta menghapus Hongkong dalam daftar," kata Luhut dalam konferensi pers daring, Senin (20/1).

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait