Usai Pidato Jokowi, Ganjar Unggah Foto Dirinya Berambut Hitam

Ameidyo Daud Nasution
27 November 2022, 14:00
ganjar, ganjar pranowo, jokowi
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.
Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) berswafoto dengan rekannya usai pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memamerkan fotonya berambut hitam. Foto ini diunggah sehari setelah pidato Presiden Joko Widodo yang menyinggung rambut putih sebagai karakter pemimpin.

Dalam unggahan di akun Instagramnya, Ganjar membagikan fotonya dengan rambut hitam dan kemeja putih. Ia juga menanyakan saran kepada warganet soal tips perawatan rambut.

"Kamu punya tips merawat wajah & rambut?," tulis Ganjar pada Minggu (27/11).

Sontak, unggahan itu langsung direspons warganet. Beberapa menghubungkan foto tersebut dengan pidato Presiden Joko Widodo pada acara relawan di Senayan pada Sabtu (26/11).

"Enggak ada kerutan di wajah, rambutnya hitam kelam. Fix bukan kategori pemimpin pilihan pak Dhe," ujar seorang warganet.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo)

 

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa pemimpin yang memikirkan rakyat bisa tampak dari penampilan atau perawakan wajahnya. Beberapa contohnya adalah mempunyai banyak kerutan hingga berambut putih.

"Kalau wajahnya 'cling' bersih, tidak ada kerutan di wajahnya hati-hati," ujar Jokowi.

Sedangkan Direktur IndoStrategi Researcg and Consulting Arif Nurul Imam mengatakan ucapan Jokowi tersebut merupakan kode dukungan kepada Ganjar dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk maju pada 2024.

Ia menilai beberapa pernyataan Jokowi menyiratkan keinginan untuk menduetkan dua tokoh itu. Apalagi baik Ganjar maupun Prabowo juga memiliki basis massa yang besar.

"Apalagi koalisi Gerindra dan PKB menyatakan bahwa otak-atik dalam Pilpres merupakan hal lumrah," ujar Arif pada Sabtu (26/11) dikutip dari Antara.

 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait