Perluas Bisnis LNG di China, PGN Gandeng WnD (Liaoning) Heavy Industry

dok. PGN
Penulis: Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
18/2/2020, 16.31 WIB

Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengoptimalisasi portofolio LNG dengan memperluas bisnis LNG di pasar internasional. Untuk itu PGN bekerja sama dengan perusahaan EPC dan Manufacturer asal China, WnD (Liaoning) Heavy Industry Co., Ltd. Perjanjian ditandatangai oleh Syahrial Mukthar selaku Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN dan Zhu Yanping William selaku Direktur Utama WnD (Liaoning) Heavy Industry Co., Ltd., Jumat (7/02/2020). 

Syahrial mengatakan, sesuai MoU dalam jangka waktu satu tahun ke depan akan dijalankan aktivitas agar rencana PGN masuk ke small-scale LNG di China dan regional dapat terwujud sesuai dengan target.
“Salah satu proyek strategis PGN sebagai subholding gas yaitu program pengembangan bisnis LNG di pasar internasional. PGN telah memproyeksikan untuk memasuki pasar LNG di China dan WnD telah menyediakan solusi logistik LNG skala kecil di China,” ungkap Syahrial. Dengan demikian, lanjut Syahrial, ada peluang untuk kerja sama ini dalam upaya mengembangkan industri LNG skala kecil di China dan regional. Selain itu, tidak menutup kemungkinan akan ada potensi kerja sama lainnya.

Menurut Syahrial, China merupakan negara dengan potensi besar dengan beragam peluang bisnis yang bisa dijelajahi. China membutuhkan sumber energi global untuk konsumsi energi yang terus meningkat. Berdasarkan perhitungan PGN, China memiliki potential demand gas atau LNG yang terus bertambah lebih dari 15 persen setiap tahunnya. Kondisi ini menjadi peluang PGN dapat berkontribusi dengan mengutamakan portfolio LNG dari domestik.

Demi keberhasilan implementasi kerjasama, baik PGN maupun WnD setuju akan saling berkoordinasi dalam pertukaran data dan informasi yang relevan sesuai kebutuhan. Selain itu, memberikan bantuan dan informasi yang berkenaan lisensi hingga otoritas yang dibutuhkan, serta memberikan saran dan evaluasi secara komprehensif dalam prosedur kerja sama.

“Kami sangat antusias untuk mewujudkan kerjasama ini. WnD adalah perusahaan engineering, pengadaan, dan konstruksi LNG, CNG, dan peralatan kriogenik, sehingga menjadi penyedia solusi logistik LNG maupun CNG yang terintegrasi,” jelas Syahrial. Harapannya, baik PGN maupun WnD dapat saling mengeksplorasi lebih jauh mengenai perkembangan LNG melalui kerja sama.


PGN selaku Subholding gas, saat ini berinisiasi untuk mengembangkan bisnis LNG skala internasional agar dapat mengoptimalisasi portofolio LNG domestik maupun internasional. Kerja sama dengan WnD ini sejalan dengan upaya memperluas layanan dan portofolio LNG di tingkat global.

Pada tahun 2020, pengembangan bisnis LNG trading di Pasar Internasional ditargetkan dengan total 6 kargo dan Pasar Domestik dengan total sebesar 4 kargo. Selanjutnya dalam lima tahun ke depan, akan ada peningkatan volume pengelolaan niaga Global LNG Trading sebesar ±600 BBTUD. 

Selain China, inisiasi LNG trading oleh PGN tersebut mencakup sejumlah wilayah antara lain. Yaitu, Jepang dengan potensi kebutuhan sebesar 1-2 kargo per tahun di tahun 2020, Myanmar dengan potensi permintaan sebesar 9 kargo per tahun yang akan dimulai 2021. Philipina sebesar 18 kargo per tahun mulai, dan Eropa 1-2 kargo di tahun 2020. “Program-program ini ditargetkan dapat memberikan benefit berupa keandalan kapasitas infrastruktur LNG, sehingga dapat meningkatkan kemampuan PGN di internasional sebagai Global LNG Player,” tutup Syahrial.

PGN sebagai subholding gas bumi mendukung perluasan pemanfaatan gas bumi dan mendorong efisiensi di berbagai sektor sehingga gas bumi dapat memberikan nilai tambah bagi sektor usaha dan mendorong terwujudnya pemerataan ekonomi. Guna menyokong optimalisasi pemanfaatan gas bumi di seluruh sektor, PGN terus berupaya untuk memperluas pemanfaatan gas bumi agar tumbuh secara signifikan.