Empat Orang Terluka Akibat Banjir Bandang di Solok Sumbar, Puluhan Mengungsi

Antara
Dampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Senin (21/9). Foto: Antara
22/9/2026, 09.30 WIB
Banjir bandang atau galodo menerjang pusat pemerintahan Kabupaten Solok, Sumatra Barat, pada Senin (21/9) sekitar pukul 20.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Senin sore memicu banjir bandang yang membawa material lumpur, batu, tanah, dan material lainnya.
 
Material banjir bandang menerjang kawasan Kantor Bupati Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, serta sejumlah perkantoran, rumah masyarakat, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok mengatakan empat warga mengalami luka-luka akibat banjir bandang tersebut. Tiga korban luka dirawat di RSUD Arosuka, sedangkan satu korban lainnya dirujuk ke rumah sakit di Padang.
 
"Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka," kata Kepala Pelaksaan BPBD Kabupaten Solok, Khairu pada Selasa (22/9) dikutip dari Antara.
 

Selain itu, sebanyak 11 kantor pemerintah terdampak banjir bandang tersebut. Tak hanya itu, 21 mobil dan tujuh  sepeda motor mengalami kerusakan akibat bencana. Akibat banjir tersebut, 32 orang terpaksa mengungsi. BPBD menyiapkan dua lokasi untuk penanganan warga terdampak bencana.

Material lumpur dan batu juga menutup badan Jalan Raya Solok-Padang di sekitar kawasan Kantor Bupati Solok. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan untuk sementara belum dapat melintasi ruas jalan dan mengganggu akses jalur penghubung Kota Padang dengan Provinsi Jambi.
 
Tim BPBD Kabupaten Solok bersama TNI, Polri, Damkar, dan unsur terkait telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta memantau kondisi di lapangan. 
 
Masyarakat, khususnya pengguna jalan, diimbau meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi terdampak, dan menggunakan jalur alternatif hingga akses kembali dapat dilalui.
 
Hingga Senin (21/9) malam sekitar pukul 22.00 WIB, Kantor SAR belum mendapatkan data tentang korban jiwa atau yang hilang akibat bencana yang terjadi di Solok.
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara