Bagikan Rice Cooker Gratis, Konsumsi Listrik Ditargetkan Naik 140 GWh

ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Pekerja melakukan perawatan jaringan listrik.
Penulis: Mela Syaharani
9/10/2023, 17.07 WIB

Pemerintah akan membagikan rice cooker gratis tahun ini. Kementerian ESDM telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik (AML) Bagi Rumah Tangga sebagai dasar hukum program ini.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu mengatakan program ini berpotensi meningkatkan konsumsi listrik sekitar 140 gigawatt-jam (GWh), yang setara dengan kapasitas pembangkitan 20 megawatt (MW).

Konsumsi 140 GWh ini berasal dari pembagian 500 ribu unit rice cooker pada 2023 ini. Jisman juga menyebut program ini juga berpotensi menghemat konsumsi LPG sekitar 29 juta kilo atau setara 9,7 juta tabung 3 kilogram (kg).

"Program ini akan bermanfaat kepada pelanggan yang dapat menurunkan sebagian biaya memasak yang sebelumnya menggunakan LPG. Untuk pemerintah, program ini dapat mengurangi subsidi impor LPG 3 kg. Bagi PLN program ini dapat meningkatkan penjualan listrik," kata Jisman dikutip dari keterangan resmi pada Senin (9/10).

Jisman menerangkan bahwa program pemberian AML di tahun 2023 merupakan insentif kepada rumah tangga yang memenuhi kriteria tertentu.

"Tujuan program ini adalah menjamin akses energi bersih yang terjangkau, andal dan berkelanjutan. Selain itu program ini bertujuan mengurangi impor LPG yang digunakan untuk memasak, meningkatkan konsumsi listrik per kapita, serta mendukung teknologi memasak yang lebih bersih," ujar Jisman.

Upaya Pemerintah Mengatasi Oversupply Listrik

Pembagian rice cooker gratis merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan konsumsi listrik. Seperti diketahui saat ini PLN tengah mengalami oversupply atau kelebihan pasokan listrik yang sangat besar. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa hingga akhir 2022, PLN mengalami oversupply sekitar 6 GW.

“Kami memang menghadapi oversupply. Di Pulau Jawa selama 12 bulan ini (2022) ada penambahan kapasitas sekitar 7 GW sedangkan penambahan demand-nya hanya sekitar 1,2-1,3 GW,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR medio Februari 2023.

Oleh karena itu pemerintah bersama PLN mencari cara untuk meningkatkan permintaan listrik. Sebelum program rice cooker gratis, sebelumnya pemerintah mengusulkan pembagian kompor listrik gratis. Namun rencana tersebut batal.

Sementara itu PLN juga melakukan berbagai upaya untuk menjaga kondisi supply and demand. Mulai dari mengatur beban pasokan listrik, meningkatkan pertumbuhan konsumsi listrik hingga efisiensi operasional.

“PLN berusaha keras mengejar target penyeimbangan pasokan dan demand. Pembangkit swasta yang sedang konstruksi beberapa kami renegosiasi dan melakukan penundaan masuk ke sistem PLN. Ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dengan demand, dan memberi waktu untuk menaikkan demand,” kata Darmawan.

Selain itu, PLN juga menggenjot pertumbuhan konsumsi lewat berbagai program seperti electrifying agriculture dengan mengganti alat pertanian dengan berbasis listrik. Tak hanya meningkatkan konsumsi listrik, program ini juga mampu meningkatkan produktivitas dan memberikan manfaat efisiensi bagi para petani.

“Untuk petani, di penggilingan ternyata bisa semakin murah karena bisa seperempat dari biaya operasional. Petani buah naga juga produktivitasnya meningkat dengan sangat baik,” cerita Darmawan.

PLN juga melistriki pelabuhan dan aktivitas perikanan lewat program electrifying marine. Lewat program ini, PLN bekerja sama dengan Pelindo dan Kementerian Perhubungan, mengganti kebutuhan energi pelabuhan yang semula bergantung pada BBM menjadi berbasis listrik.

“Kami memasang anjungan listrik di dermaga, sehingga saat kapal sandar, dari sebelumnya menggunakan genset yang tidak ramah lingkungan, kini bisa langsung menggunakan listrik PLN. Selain lebih ramah lingkungan, ini membuat biaya operasional lebih efisien hingga 30%,” kata Darmawan.

PLN juga aktif melakukan captive power acquisitions untuk mendorong produktivitas industri. PLN meyakinkan para pelaku industri yang masih memakai pembangkit sendiri beralih ke pasokan listrik PLN. Hal ini selain meningkatkan pertumbuhan listrik PLN juga mampu meningkatkan efisiensi industri.

Reporter: Mela Syaharani