Pertagas Operasikan Cisem II, Siap Alirkan Gas ke Kilang dan Pembangkit Listrik

Katadata
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia Yuliot Tanjung meresmikan pengaliran PIpa Cisem 2 di Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3).
7/5/2026, 14.22 WIB

PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), siap mengalirkan gas bumi ke sektor strategis, seperti kilang, pupuk, dan pembangkit listrik, melalui Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II).

“Energi yang disalurkan melalui pipa Cisem ini menjawab kebutuhan industri dan berbagai sektor lainnya atas energi yang bersih, juga memberikan nilai tambah sektor hulu migas, dan yang terpenting adalah mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia,” ujar Direktur Utama Pertagas Indra P Sembiring dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5).

Dia mengatakan Pertagas telah ditetapkan sebagai operator Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur pada April 2026, setelah memenangkan tender yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Lemigas.

Adapun pipa ini merupakan bagian dari Pipa Transmisi Cirebon-Semarang (Cisem) di mana pada tahap sebelumnya telah terbangun dan beroperasi untuk ruas Semarang-Batang (Cisem I).

 Indra menyampaikan Pertagas telah memiliki pengalaman sebagai operator Pipa Cisem I sejak tahun 2023. Pipa Cisem II, imbuh Indra, merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mengintegrasikan infrastruktur pipa gas bumi di Indonesia.

Keberadaan lokasi sumur gas bumi yang berbeda dengan pasar pengguna gas bumi utama, saat ini telah terhubung melalui Pipa Transmisi Cirebon-Semarang dan Pipa Transmisi Gresik-Semarang.

“Jadi, Pipa Cisem II sepanjang kurang lebih 242 km menjadi game changer, karena terhubung dengan infrastruktur eksisting Pertagas di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sehingga akan memperkuat keandalan penyaluran di Infrastruktur energi di Pulau Jawa,” kata Indra.

Direktur Teknik dan Operasi Pertagas Agung Indri Pramantyo menambahkan jaringan Pipa Cisem II saat ini sudah terintegrasi dengan Ruas Pipa Cisem I di Kawasan Industri Batang (KITB) di Jawa Tengah yang dioperasikan Pertagas dan Stasiun Kandang Haur Timur (KHT), Operation West Java Area milik Pertagas.

“Integrasi ini membentuk sistem jaringan pipa yang terintegrasi serta memberikan fleksibilitas pengoperasian dan keandalan infrastruktur gas bumi, khususnya yang kami operasikan,” ujar Agung.

Ia menambahkan, terintegrasinya Pipa Cisem II dengan infrastruktur transmisi gas bumi nasional tidak hanya memperkuat pasokan energi bagi sektor strategis, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam pengembangan gas untuk rumah tangga dan usaha mikro, kecil dan menengah di sepanjang jalur pipa.

Upaya ini diharapkan memperluas akses energi dan memperkuat ketahanan energi nasional. Pertagas sebagai perusahaan infrastruktur energi terus berperan aktif mendukung program integrasi infrastruktur transmisi gas bumi nasional guna meningkatkan pertumbuhan industri dalam negeri serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pertagas berkomitmen terus memperkuat optimalisasi penggunaan gas bumi sebagai energi yang bersih dan handal dalam transisi energi di Indonesia. Pertagas juga sekaligus mendukung target Astacita Presiden Prabowo Subianto, yaitu mewujudkan swasembada energi di Indonesia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara