Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai Listrik Antam-CATL di Karawang
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan segera meresmikan pabrik baterai kendaraan listrik. Pabrik ini merupakan proyek kerja sama antara PT Aneka Tambang (Antamn) dan CATL di Karawang, Jawa Barat.
“Tadi laporan terkait persiapan peresmian pabrik baterai yang satu tahun lalu digroundbreaking oleh Bapak Presiden. Dalam waktu dekat akan diresmikan karena pabriknya sudah mulai produksi,” kata Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan, Kamis (29/10).
Setelah peresmian tersebut terlaksana, menurut dia, Indonesia akan memiliki tiga pabrik baterai kendaraan listrik yang sudah beroperasi. Ketiganya yakni pabrik milik Hyundai di Jawa Barat dengan kapasitas awal 10 gigawatt per hour (GWh), pabrik baterai di Halmahera, Maluku Utara, dan pabrik baterai kerja sama Antam dan CATL.
“Artinya ekosistem baterai mobil kita betul-betul sudah terintegrasi antara tambang, smelter HPAL, prekursor, katoda, sampai baterai cell. Mungkin tidak banyak negara yang memiliki. Nah, ini bagian daripada ikhtiar untuk melakukan hilirisasi,” ujarnya.
Selain peresmian pabrik, menurut Bahlil, Prabowo juga akan meresmikan program listrik desa yang kemungkinan besar rencananya terlaksana di Sulawesi. Bahlil menyebut masih ada 11 ribu desa dan dusun di Indonesia yang hingga kini belum teraliri listrik.
“Jadi ada sekitar 1.413 titik yang akan diresmikan dalam waktu dekat ini,” ucapnya.
Groundbreaking Pabrik Baterai pada 2025
Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan groundbreaking ekosistem industri baterai listrik terintegrasi di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6). Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi mencapai US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp 96 triliun.
Ekosistem industri ini dikembangkan secara kolaboratif oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Indonesia Battery Corporation (IBC), serta konsorsium Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), Brunp, dan Lygend (CBL).
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya dengan penuh kebanggaan meresmikan groundbreaking ekosistem industri kendaraan listrik terintegrasi konsorsium Antam, IBC, dan CBL. Saya nyatakan proyek ini dimulai," kata Prabowo dalam sambutannya pada Minggu (29/6/25).
Proyek ini mengembangkan rantai industri baterai kendaraan listrik secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Total terdapat enam proyek, dengan lima di antaranya berlokasi di Kawasan FHT, Halmahera Timur, Maluku Utara, dengan nilai investasi US$ 4,7 miliar, dan satu proyek di Karawang senilai US$ 1,2 miliar.
Proyek ini mencakup area seluas 3.023 hektare dan diperkirakan dapat menyerap 8.000 tenaga kerja langsung, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mengintegrasikan pembangunan 18 proyek infrastruktur.