MRT Jakarta Akan Uji Coba Perjalanan pada 9 Agustus 2018

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Perkerja melintas di dekat kepala kereta MRT di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (12/4).
28/6/2018, 14.39 WIB

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta menargetkan uji coba pertama operasional kereta di atas rel MRT bisa dilakukan tanggal 9 Agustus 2018 mendatang. Saat ini uji coba kereta baru dilakukan di dalam depo Lebak Bulus saja.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan uji coba ini akan langsung mengintegrasikan persinyalan dengan perjalanan kereta. Uji persinyalan tanpa jalannya kereta akan berlangsung pada 23 Juli. "Sedangkan 10 September nanti akan tes uji pergerakan kereta di jalur utama," kata William di Jakarta, Kamis (28/6).

Dia menjelaskan saat ini progres keseluruhan pembangunan MRT fase I sudah mencapai 94,6 persen. Dia menargetkan pengoperasian akan dilakukan kurang lebih dalam 250 hari ke depan. Moda transportasi baru di Indonesia ini dijadwalkan beroperasi penuh bulan Maret 2019.

"Jadi konsentrasi kami sekarang ke persiapan konstruksi (fase II)," kata dia. (Baca: Darmin Buka Peluang Proyek MRT Timur-Barat Tanpa Utang Jepang)

Salah satu yang juga dikerjakan PT MRT Jakarta adalah penataan jalur pejalan kaki (pedestrian) jalan Sudirman dan MH Thamrin. MRT Jakarta diberikan tenggat waktu untuk menyelesaikan fasilitas ini sebelum Asian Games 2018.

William menargetkan pengerjaan penataan pedestrian dan jalan raya akan selesai pada akhir bulan depan. "Stasiun Senayan tanggal 31 Juli jalannya akan lurus semua dan dilapis dengan aspal," kata dia.

Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan pekerjaan pedestrian ini membutuhkan dana sebesar Rp 120 hingga Rp 150 miliar. Menurutnya, pekerjaan ini merupakan tambahan dalam kontrak pekerjaan MRT lantaran pelebaran trotoar lebih besar dari perencanaan awal.

"Tapi masih kami review bersama para kontraktor," kata Silvia. (Baca: Setelah MRT Beroperasi, Sistem ERP Bakal Diterapkan di Jakarta)