Jelang Natal dan Tahun Baru, Mendag Pastikan Stok Bahan Pokok Aman
Kementerian Perdagangan memastikan stok bahan pokok aman hingga 1,5 bulan ke depan menjelang Natal dan tahun baru.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan stok dan harga kebutuhan pokok masih stabil. Namun, ia tetap meminta pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna menghadapi potensi kenaikan permintaan jelang Nataru.
"Hanya beberapa komoditas yang harganya naik,” kata Lutfi dalam keterangan resminya, Senin (15/11).
Kendati demikian, Lutfi menilai perkembangan harga bahan pokok masih dalam koridor yang tepat. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan antara lain minyak goreng, cabai, dan telur ayam.
Adapun kenaikan harga minyak goreng disebabkan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia yang meningkat signifikan sebesar 52,23% dibanding November tahun lalu. Sementara, kenaikan harga cabai disebabkan oleh mulai berkurangnya pasokan karena musim panen raya mulai memasuki fase akhir.
"Minyak goreng ini sekarang sudah mencapai level Rp 16.000 sampai Rp 17.000 untuk kemasan sederhana karena harga CPO," kata Lutfi.
Sementara itu, kenaikan harga telur ayam merupakan koreksi harga menuju ke harga normal setelah sempat anjlok beberapa waktu yang lalu.
Lutfi menekankan pentingnya dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah di seluruh Indonesia dalam upaya stabilisasi harga dan pasokan barang kebutuhan pokok serta menjaga agar ekonomi tetap tumbuh selama pandemi.
"Kemendag juga meminta pemerintah daerah untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di pusat kegiatan ekonomi dijalankan dengan baik,” kata dia.
Dukungan tersebut yaitu untuk memastikan stok bahan pokok mencukupi dan terjangkau; memastikan pasar rakyat dan pusat perbelanjaan beroperasi dengan protokol kesehatan, serta mendorong percepatan vaksinasi di pasar rakyat dan pusat perbelanjaan.
Selain itu, mengawal kelancaran distribusi bahan pokok ke pasar-pasar di wilayah masing-masing, melakukan komunikasi yang intens dengan media untuk menjaga psikologis masyarakat tetap kondusif, dan melaksanakan operasi pasar untuk memberikan akses pangan murah bagi masyarakat.
Lutfi meminta pelaku usaha untuk menjaga harga pada tingkat wajar sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan pemerintah dan tidak menimbun barang dalam rangka spekulasi menjelang dan pada saat periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.