Pengusaha Sesalkan Pendemo Masuk Atrium Senen, Minta Pemerintah Jaga Keamanan
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia, Alphonzus Widjaja, menyatakan keprihatinan dan penyesalan atas peristiwa massa yang memasuki mal saat aksi demosntransi di sekitar Mako Brimob Kwitang, Kamis (28/8). Para pendemo sempat memasuki salah satu mal di kawasan itu, Atrium Senen, dan melakukan kerusakan.
Pengusaha meminta pemerintah menyelesaikan permasalahan dengan bijak agar supaya kehidupan masyarakat banyak tidak terganggu dan dapat berlangsung normal seperti biasanya. "Kami berharap semua pihak dapat menahan dan mengendalikan situasi serta kondisi agar tetap kondusif," ujarnya kepada Katadata.co.id, Jumat (29/8).
Menurut dia, APPBI memprediksi tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan pada hari ini tidak akan setinggi seperti biasanya. Namun dia tetap optimis keadaan akan berangsur pulih normal dalam waktu singkat.
APPBI menginstruksikan semua Pusat Perbelanjaan untuk tetap beroperasi normal seperti biasanya dan melayani kebutuhan masyarakat dengan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung.
Sementara itu, Mal Atrium Senen ditutup sementara akibat aksi demonstrasi yang memasuki mal hari ini. Penutupan dilakukan hingga situasi kondusif.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terima kasih atas perhatian anda," tulis manajemen Mal Atrium Senen melalui akun Instagram @mal.atriumsenen, Jumat (29/8).