Kereta Mewah Nusantara Explorer Dirilis Komersial 28 September 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengatakan kereta api (KA) Nusantara Explorer akan dirilis secara komersial akhir bulan ini. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut kereta ini diluncurkan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Nanti akan kami mulai dikomersialkan pada 28 September 2026,” kata Bobby dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (23/9).
Nusantara Explorer merupakan hasil modifikasi interior kereta Luxury Sleeper di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Kereta ini memiliki beberapa ruang layanan dengan karakter berbeda, yaitu Signature Class, Advance Class, Compact Class, Lounge, Grand Restaurant, serta Kitchen & Crew.
Dalam satu trainset, Nusantara Explorer memiliki kapasitas hingga 91 pelanggan, yang terdiri atas ruang kamar sebanyak 36 pelanggan serta area Lounge dan Grand Restaurant sebanyak 55 pelanggan.
“(Kereta ini) tentunya ini menghadirkan hospitality, heritage-nya Indonesia, alam Indonesia yang indah, bangunan-bangunan heritage di stasiun-stasiun kami, dan terutama kita menghadirkan nuansa sangat Indonesia di dalam keretanya,” ujarnya.
Berdasarkan siaran pers KAI, kereta ini juga memiliki Grand Restaurant yang dibalut suasana bersantap eksklusif, serta lounge yang dilengkapi area bersantai, bar, piano, sistem hiburan, hingga jendela panorama untuk menikmati keindahan alam Indonesia sepanjang perjalanan.
Interior gerbong kereta ini terinspirasi dari Wayang Kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, hingga motif khas Bali.
Nusantara Explorer telah menjalani proses sertifikasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui uji pertama pada 1–4 September 2026 sebagai bagian dari tahapan memastikan kesiapan sarana.
Sudah Digunakan Presiden
Sebelum rilis komersial, rangkaian KA ini sudah lebih dahulu dinaiki oleh Presiden Prabowo pada Pada Kamis (30/7). Prabowo bertolak dari Stasiun Batang, Jawa Tengah menuju Stasiun Manggarai, Jakarta.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan penggunaan KA Nusantara Explorer merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat sektor pariwisata nasional melalui pengembangan layanan wisata berbasis kereta api.
“Dalam rangka kita meningkatkan potensi pariwisata, salah satunya Bapak Presiden menghendaki untuk kita mengembangkan pariwisata berbasis kereta api,” ujar Pras dalam keterangan pers.
Menurut Pras, PT Kereta Api Indonesia sebenarnya telah memiliki unit usaha yang menyediakan layanan kereta wisata. Namun, Presiden meminta agar layanan tersebut semakin diperkuat melalui pengembangan gerbong-gerbong baru yang dipadukan dengan berbagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.
“Sebenarnya PT KAI kan memang sudah memiliki perusahaan yang memang khusus menyediakan fasilitas kereta wisata. Pak Presiden minta untuk diperkuat, kita bikin gerbong baru yang nanti akan dipadukan dengan destinasi-destinasi wisata unggulan yang kita miliki,” lanjutnya.