KT&> Resmikan Dua Pabrik Rokok di Pasuruan, Kapasitas Produksi 21 Miliar Batang
Korea Tomorrow, & Global (KT&>) meresmikan operasional dua pabrik rokok mereka di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (6/10). Pabrik tersebut dibangun di kawasan industri Pasuruan Industri Estate Rembang (PIER).
Dua pabrik yang diresmikan ini akan melengkapi pabrik pertama yang sudah beroperasi. Presiden KT&> Bang Kyung Man mengatakan perusahaan telah berjanji kepada Pemerintah Indonesia untuk membangun pabrik di Pasuruan.
Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 190.000 meter persegi ini nantinya akan dilengkapi sembilan lini produksi rokok dengan kapasitas hingga 21 miliar batang per tahun.
Jika digabungkan dengan kapasitas pabrik yang sudah ada sebesar 14 miliar batang per tahun, maka total kapasitas produksi KT&> di Indonesia diperkirakan mencapai hingga 35 miliar batang per tahun. Perusahaan menyebut total kapasitas ini menjadikan Indonesia sebagai basis produksi terbesar KT&> di luar Korea Selatan.
“Perjalanan yang telah kami lalui mulai dari penandatanganan perjanjian, peletakan batu pertama, penyelesaian pembangunan, hingga dimulainya operasional, seluruhnya berjalan sesuai dengan jadwal yang telah kami sepakati,” kata Kyung Man dalam acara peresmian di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (6/10).
Kyung Man menyampaikan produksi rokok dari pabrik ini akan menjangkau lebih dari 90 negara di seluruh dunia, tak hanya diekspor ke kawasan Asia Tenggara tetapi juga ke Taiwan, Mongolia, Nigeria, dan India.
Dia mengatakan Pasuruan akan menjadi salah satu pusat utama dalam sistem produksi global KT&> sekaligus menjadi hub ekspor, dan akan terus tumbuh bersama perekonomian Indonesia.
“Saya berharap peresmian pabrik pada hari ini dapat menjadi titik awal yang baru dalam perjalanan tersebut,” ujarnya.
KT&> masuk ke Indonesia sejak 2011. Hal ini dilakukan melalui akuisisi PT Tri Sakti Purwosari Makmur (TSPM). Perusahaan memperluas kegiatan manufakturnya untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan global yang meningkat. Hal ini dilakukan melalui pembangunan fasilitas pabrik baru berdasarkan kesepakatan dengan Kementerian Investasi Republik Indonesia pada September 2023.
Pembangunan fasilitas baru tersebut dimulai pada April 2024, dilanjutkan dengan uji coba operasional pada semester pertama 2026, hingga kini memasuki tahap produksi yang stabil.
Acara peresmian ini dihadiri oleh Presiden KT&>, Bang Kyung-man, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Yoon Soon-Goo, serta tamu undangan lainnya.