Bos Danantara Bertemu Pengendali Saham Astra di Hong Kong, Apa yang Dibahas?
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia bertemu dengan Jardine Matheson di Hong Kong, Senin (20/10) lalu. Jardine Matheson Holdings Limited adalah sebuah perusahaan konglomerat multinasional raksasa yang bermarkas besar di Hong Kong dan didirikan 1 Juli 1832 oleh William Jardine dan James Matheson.
Di Indonesia, Jardine Matheson menjadi pemegang saham pengendali sebanyak 50,11% di PT Astra International Tbk (ASII) melalui anak usahanya, Jardine Cycle & Carriage Ltd.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan pertemuan itu membahas keberlanjutan investasi Jardines di Indonesia sekaligus mengoptimalkan aset. Menteri Investasi dan Hilirisasi itu juga membahas perihal memperluas ekspansi investasi jangka panjang di berbagai sektor strategis.
“Thank you to the Executive Chairman of Jardine Matheson, Ben Keswick, for the insightful discussion in Hong Kong,” tulis Rosan dalam unggahan media sosialnya, dikutip Jumat (23/10).
Di sisi lain, PT Astra International Tbk (ASII) membukukan penjualan mobil secara wholesales sebanyak 334.987 unit sepanjang Januari-September 2026. Angka itu naik 12,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika Astra menjual 297.437 unit.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional mencapai 679.018 unit secara wholesales sepanjang Januari-September 2026. Dengan penjualan sebanyak 334.987 unit, Astra menguasai sekitar 49,3% pangsa pasar mobil nasional.
Toyota dan Lexus menjadi kontributor terbesar penjualan Astra dengan total 198.873 unit. Daihatsu menyusul dengan penjualan 112.442 unit. Sementara itu, Isuzu membukukan penjualan 22.975 unit dan UD Trucks sebanyak 697 unit.
Secara bulanan, Astra menjual 36.723 unit mobil secara wholesales pada September 2026. Jumlah tersebut setara dengan 46% dari total penjualan mobil nasional yang mencapai 79.538 unit pada bulan yang sama.
Di pasar nasional, penjualan mobil secara retail atau dari diler ke konsumen turun pada September 2026 setelah mencapai puncaknya pada Agustus. Gaikindo mencatat penjualan retail pada Agustus mencapai 83.422 unit, sebelum turun 2,6% menjadi 81.243 unit pada September.
Secara kumulatif, penjualan mobil nasional sepanjang Januari-September 2026 mencapai 676.223 unit secara retail. Adapun penjualan wholesales tercatat sebanyak 679.020 unit.
Toyota masih memimpin penjualan retail pada September dengan 21.648 unit. Merek asal Cina juga mencatatkan penjualan yang kuat. BYD, misalnya, menjual 7.421 unit pada September, meningkat dibandingkan Agustus yang mencapai 6.861 unit.
Gaikindo sebelumnya menetapkan target ideal penjualan mobil baru pada 2026 sebesar 850.000 unit atau lebih. Namun, target tersebut menghadapi tantangan di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan pelemahan nilai tukar rupiah.