Brebes - Kementerian Pertanian (Kementan) melepas ekspor bawang merah asal Brebes (Jawa Tengah) ke Thailand. Jumlah yang diekspor sebesar 5.600 ton atau 62% dari target 9.000 ton pada tahun ini.
Brebes merupakan sentra bawang merah terbesar di Indonesia. Kontribusinya sekitar 18,5 persen dari produksi nasional atau 57% dari produksi Jawa Tengah. Memasuki panen raya Juni-Agustus, bawang merah yang dihasilkan petani di Kabupaten Brebes, bukan saja dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri, tapi juga bisa diekspor.
“Hari ini kita membuktikan lagi kepada dunia. Dulu kita (Indonesia) mengimpor bawang merah dari Thailand. Sekarang kita mengekspor ke negara tersebut,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiaman saat melepas truk kontainer ekspor bawang merah oleh PT Revi Makmur Sentosa, di Brebes (1/8).
Menteri Amran mengatakan, Kementan akan bekerja lebih cepat dan siap bekerja sama dengan PT Bulog meningkatkan pertanian Indonesia serta dengan tegas menolak impor masuk ke Tanah Air.
Berlanjutnya ekspor bawang merah ini membuktikan bahwa Indonesia tidak hanya berhasil mewujudkan swasembada, tapi juga mewujudkan kedaulatan bawang merah. Tercatat, sejak 2016 hingga saat ini, Indonesia sudah tidak lagi mengimpor bawang merah. Sebaliknya Indonesia terus mencatatkan diri sebagai pengekspor bawang merah.
Amran mengatakan ekspor bawang merah ke Thailand merupakan prestasi besar pembangunan pertanian di era pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2014 Indonesia masih mengimpor bawang merah sebesar 74.903 ton. Pada 2015, jumlah impor menurun menjadi tinggal 17.429 ton. Pada 2016 Indonesia sama sekali sudah tidak mengimpor lagi bawang merah, bahkan mampu mengekspor 735 ton. Pada 2017 Indonesia telah berhasil mengekspor 7.750 ton bawang merah atau naik 93,5 persen dari periode setahun sebelumnya.
Menurut Amran, prestasi ini menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia membalikkan keadaan dari semula negara importir menjadi negara eksportir bawang merah ke beberapa negara anggota ASEAN.
“Pada momen menyambut 73 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, kita kembali membuktikan kemampuan dengan mengekspor bawang merah ke Thailand sebanyak 5600 ton."
Pada 2016, luas panen bawang merah Indonesia mencapai 149,6 ribu hektare (ha) dengan produksi mencapai 1,45 juta ton serta luas tanam naik menjadi 22,5% dari tahun sebelumnya. Pada 2017, target produksi bawang merah mencapai 1,47 juta ton naik 1,7% dari periode 2016. "Sudah ada lima komoditas pertanian termasuk bawang merah yang berhasil diekspor dan dilakukan dalam jangka waktu yang singkat, " kata Mentan.
Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan Indonesia harus meningkatkan kualitas komoditas pertanian.
“Kemarin kita diserang oleh produk impor. Hari ini kita membuktikan bisa melakukan serangan balik,” katanya.”Brebes terkenal dengan bawang merahnya maka serangan balik tersebut juga datang dari Brebes. “
Selain Brebes, masih banyak sentra kawasan bawang merah di Indonesia antara lain Cirebon, Bandung, Majalengka, Garut, Demak, Tegal, Nganjuk, Probolinggo, Sampang, Pamekasan, Bima, Sumbawa, Lombok Timur, Tapin dan beberapa daerah sentra lainnya.