EDISI KHUSUS | Semarak Ramadan 1442 H

Bisnis Kosmetik Halal Diyakini Kembali Terpacu pada 2022

ANTARA FOTO/Aji Styawan
Penulis: Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
22/4/2021, 09.00 WIB

Peningkatan populasi muslim, kepatuhan sertifikasi halal, dan booming industri halal mendorong pertumbuhan pasar kosmetik halal global. Market di seluruh wilayah Timur Tengah, Amerika Latin, dan Afrika memegang bagian terbesar per 2016, yakni lebih dari dua perlima pangsa pasar.

Berdasarkan laporan yang diterbitkan Allied Market Research, pasar kosmetik halal global yang dipatok pada US$ 23,17 miliar pada 2016, diproyeksikan menembus US$ 54,16 miliar pada tahun depan atau 2022. Dengan kata lain, bisnis di sektor ini menunjukkan pertumbuhan positif.

Laporan tersebut menyebut pasar industri halal memang terus berkembang. Namun, kurangnya pedoman standar sertifikasi halal dan biaya yang tinggi, sehingga pertumbuhan pasar tidak secepat yang semestinya.

Pandemi Covid-19 sejak 2020 sempat mengakibatkan rantai pasok dan pendapatan pebisnis kosmetik halal terganggu. Salah satunya disebabkan tren bekerja dari rumah sehingga permintaan kosmetik relatif turun. Seiring penanganan intensif oleh pemerintah maka permintaan kosmetik halal diyakini akan kembali terpacu pada 2022.

Pasar kosmetik halal global tersegmentasi berdasarkan jenis produk, aplikasi, dan saluran distribusi. Berdasarkan jenis produknya, pasar diklasifikasikan menjadi produk perawatan tubuh, kosmetik, dan wewangian. Segmen produk perawatan pribadi memegang pangsa terbesar pada 2016, menguasai hampir dua perlima pasar.

Berdasarkan aplikasinya, pasar dibagi menjadi perawatan rambut, perawatan kulit, perawatan wajah, dan perawatan kecantikan. Segmen perawatan rambut memegang pangsa terbesar pada tahun 2016, berkontribusi pada hampir sepertiga pasar.

Pasar kosmetik halal global dianalisis di beberapa wilayah seperti Amerika Utara, Eropa, Asia-Pasifik, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika. Pasar di seluruh Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin memegang bagian terbesar pada 2016, terhitung lebih dari dua perlima pasar. Dan kawasan ini diharapkan mencatat CAGR tertinggi sebesar 15,7 persen pada 2022.

Laporan pasar kosmetik halal global mencakup analisis mendalam dari para pelaku pasar utama seperti Amara Cosmetics, Iba Halal Care, Halal Cosmetics Company, Clara Internation, Inika, Wardah Cosmetics, PHB Ethical Beauty, Sampure Minerals, One Pure, Mena Cosmetics , dan SaafSkinCare.