KSP: Pelabelan Teroris KKB Papua Berdasarkan Pertimbangan Matang

ANTARA/HO-Humas Polda Papua
Sebanyak 1.572 warga mengungsi akibat teror yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata atau KKB di sekitar Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua
Penulis: Rizky Alika
1/5/2021, 09.19 WIB

Pemerintah menetapkan Kelompok Kekerasan Bersenjata atau KKB Papua sebagai teroris. Kantor Staf Presiden (KSP) mengklaim, keputusan ini memperhatikan masukan dan analisis dari berbagai pihak, baik di dalam maupun luar pemerintah.

Selain itu, keputusan berdasarkan tindakan kekerasan secara brutal dan masif di Papua yang menyasar masyarakat sipil, termasuk pelajar, guru, tokoh adat, dan aparat. "Penyebutan KKB sebagai organisasi/individu teroris diambil dengan pertimbangan yang matang," kata Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani dalam keterangan rilis, Jumat (30/4).

Data dari Gugus Tugas Papua Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerjasama (PPKK) FISIPOL UGM menunjukan, kekerasan di Papua yang dilakukan oleh KKB sebanyak 118 kasus selama 2010 hingga 20202. Sedangkan oleh TNI 15 dan Polri 13 kasus.

Riset itu juga mencatat, korban meninggal dunia akibat tindak kekerasan di Papua mencapai 356 orang. Sebanyak 93% di antaranya masyarakat sipil, TNI, dan Polri, sementara anggota KKB hanya 7%.

Bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik melaporkan, KKB melakukan serangkaian kekerasan di Kabupaten Puncak sejak awal tahun. Kekerasan tersebut meliputi:

  1. Pembunuhan tukang ojek di Kampung Ilambet, Ilaga pada 9 Februari 2021
  2. Pembacokan perempuan di Kampung Juguloma, Beoga pada 18 Februari 2021
  3. Kontak tembak antara Paskhas dengan KKB di Bandara Amingganu pada 19 Februari 2021
  4. Pembunuhan 2 orang guru SD dan SMP di Kampung Juguloma pada 8 dan 9 April 2021
  5. Pembakaran helikopter milik PT Arsa Air di Bandara Aminggaru, Ilaga pada 11 April 2021
  6. Pembakaran rumah Kepala Sekolah SMP dan anggota DPRD di Kampung Juguloma, Beoga pada 13 April 2021
  7. Pembunuhan tukang ojek di Kampung Eromaga, Distrik Omukia pada 14 April 2021
  8. Pembunuhan pelajar SMAN 1 Ilaga di Kampung Ulomi pada 15 April 2021
  9. Pembakaran rumah Kepala Suku dan guru di Kampung Dambet, Beoga pada 17 April 2021
  10. Penembakan Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha di Kampung Dambet, Beoga pada 25 April 2021.
Reporter: Rizky Alika