Sebanyak 80 WNI dari Ukraina Tiba di Jakarta

ANTARA FOTO/HO/Volodumyr Yuriyovych Yurchenko/pras/aww.
Sejumlah warga berlindung di ruang bawah tanah di apartemen mereka saat terjadi serangan Rusia di kota Karkhiv, Ukraina, Selasa (1/3/2022).
3/3/2022, 17.52 WIB

Sebanyak 80 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Ukraina berhasil dievakuasi dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis (3/3) sore. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Wakil Menteri Pertahanan Herindra, dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).Benny Ramdhani. 

Retno mengatakan dalam pesawat yang tiba sore ini juga terdapat tiga orang warga negara asing (WNA) yang merupakan keluarga para WNI tersebut. Ia mengatakan pemerintah sejatinya berhasil mengevakuasi 99 orang WNI dari Ukraina. Namun, sebanyak 12 orang lainnya belum bisa diterbangkan karena diketahui positif tes Covid-19. Selain itu, dua orang lainnya memilih tinggal di Bucharest, Romania untuk menemani anak mereka yang terkena virus Covid-19. 

“Saat ini mereka [14 WNI] terus dipantau oleh KBRI di Bucharest,” katanya, Kamis (3/3).

Retno mengatakan tim penjemput telah berangkat dari Indonesia pada Selasa (2/3) dan tiba keesokan harinya di Bucharest. Setelah mendarat di Bucharest selama 5,5 jam, pesawat penjemput langsung kembali diberangkatkan ke Indonesia dengan rute penerbangan Bucharest-Madinah-Jakarta.

Retno menyebutkan sebanyak empat orang WNI yang terjebak di Kharkhiv saat ini sudah berada di Lviv. KBRI Warsawa sudah menjemput mereka bersama dengan tambahan satu orang WNI di Lviv. “Pemerintah masih terus berupaya mengevakuasi 9 orang WNI lainnya yang ada di Chernihiv,” kata Retno. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rezza Aji Pratama