Wapres Ma'ruf Amin Tak Akan Maju Lagi 2024, Berharap Cawapres Muda
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memastikan dirinya tak akan maju sebagai calon wapres pada Pemilihan Presiden 2024. Ia merasa dirinya terlalu tua untuk maju lagi.
Usia Ma'ruf saat ini telah mencapai 80 tahun. Oleh sebab itu, dia mempersilakan para tokoh muda untuk maju menjadi cawapres.
"Saya pikir sebaiknya yang muda saja, lebih muda lebih segar," kata Ma'ruf di Padang, Sumatera Barat, Jumat (5/5) seperti dikutip dari Antara.
Ma'ruf juga mengatakan waktu lima tahun bekerja sebagai Wapres sudah cukup. Meski demikian, ia berjanji tak akan berhenti mengabdi bagi Indonesia.
"Pengabdian itu tak pernah berhenti sampai habis. Berhenti itu kalau kita sudah dipanggil (wafat)," katanya.
Adapun sejumlah nama saat ini beredar dalam bursa cawapres. Beberapa tokoh tersebut antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hingga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain itu ada pula kepala daerah yang masuk bursa cawapres seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Belakangan, nama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD juga masuk bursa.
Hasil survei Indikator Politik Indonesia periode 11-17 April 2023 menunjukkan, elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil masih berada di peringkat pertama sebagai calon wakil presiden atau cawapres. Elektabilitas Ridwan Kamil mencapai 17,3% dalam simulasi 19 nama.
Sementara peringkat kedua ditempati Sandiaga Uno dengan elektabilitas sebesar 14,2%, Agus Harimurti Yudhoyono di peringkat ketiga dengan elektabilitas 12,4%, dan Erick Thohir di urutan ketiga dengan elektabilitas 12,2%.