Soal Podium di Debat Cawapres, Ganjar: Ada Sontekan Juga Boleh
Format debat cawapres atau calon wakil presiden besok (22/12) diubah menjadi menggunakan podium. Calon presiden atau capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo tidak mempermasalahkan hal ini.
“Ada atau tidak ada podium, sama saja bagi saya,” kata Ganjar usai menghadiri deklarasi dukungan di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (20/12).
Ganjar juga turut menanggapi kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan peserta Pilpres 2024 membawa materi debat untuk diletakkan di podium. "Ada sontekan juga boleh. Kenapa tidak boleh?" ujar dia.
Ganjar juga mengungkapkan materi yang akan disampaikan pasangannya dalam Pemilu 2024 yakni Mahfud MD pada debat cawapres besok (22/12), di antaranya:
1. Pertumbuhan ekonomi
“Bagaimana kami melihat ekonomi harus tumbuh sampai 2045. Tahapan dan skenarionya kami siapkan, serta bagaimana ekonomi bisa tumbuh 7%," kata dia.
2. Upaya mendorong UMKM tumbuh
3. Isu industri kreatif
4. Isu ekonomi hijau
Debat cawapres digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Jumat (22/12), mulai pukul 19.00 WIB.
Durasi debat akan berjalan selama 150 menit, dengan durasi khusus debat selama 120 menit dan terdiri atas enam segmen.
Segmen pertama debat akan dibuka dengan penyampaian visi, misi, program kerja. Lalu ditutup dengan penyampaian pernyataan kesimpulan oleh masing-masing cawapres pada segmen keenam.
Tema debat kedua mencakup ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, dan perkotaan.
Pada Senin (18/12), Komisi Pemilihan Umum atau KPU menyetujui hasil masukan dari masing-masing tim kampanye pasangan capres dan cawapres untuk menyediakan podium selama debat Pemilu 2024.
"Catatan kemarin atau evaluasi sudah kami sepakati bersama, di antaranya semua tim pasangan calon mengajukan usulan bahwa di dalam debat kedua nanti dan seterusnya, masing-masing sampai debat kelima, disiapkan podium sederhana sebagai sarana untuk tampil," kata Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari di Jakarta, Senin (18/12).
Oleh karena itu, penambahan podium menjadi salah satu hal yang membedakan debat kedua, yang mempertemukan cawapres.
Mekanisme debat masih menggunakan format serupa dengan debat pertama pada pekan lalu (12/12).