TPN Sebut Megawati Tak Percayai Survei, Yakin Ganjar Menang 1 Putaran

ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pidato untuk pembekalan bagi relawan di acara Rakornas relawan se-Jawa di Jakarta, senin (27/11/2023).
4/1/2024, 13.23 WIB

Elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud MD masih berada di bawah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam sejumlah survei. Meski demikian Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tak mempercayai hasil survei tersebut.

Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan pesan tersebut disampaikan Mega saat rapat dengan TPN beserta Ketua Umum partai pengusung pasangan Ganjar-Mahfud pada Rabu (3/1) malam. 

"Semalam saya hadir rapat dengan Ibu Mega, dengan ketua partai pengusung Ganjar dan Mahfud. Ibu Mega mengatakan begini, 'Eh jangan percaya dengan survei'," kata todung di Posko Pemenangan Cawapres 03, Jakarta Pusat, Kamis (4/1).

Todung mengatakan, menurut Megawati, hasil survei dan temuan di lapangan tak sesuai. Menurut sejumlah lembaga survei Ganjar-Mahfud berada di urutan kedua, dan pasangan Prabowo-Gibran selalu memimpin. Sedangkan, Mega mempercayai bahwa Ganjar-Mahfud akan menang 1 putaran dalam Pilpres 2024.

"Tapi dengarkan denyut nadi, suara di akar rumput'. Ini yang dikatakan Ibu Mega," kata Todung.

Todung lalu menceritakan pengalaman beberapa rekannya di TPN saat mengikuti Ganjar dan Mahfud berkampanye. Menurutnya, mereka dapat merasakan antusiasme masyarakat dan kedekatan dengan paslon nomor urut 3 tersebut.

"Kita bisa merasakan denyut nadi rakyat Indonesia yang ingin pemimpinnya yang betul-betul mewakili hati nurani mereka," katanya. 

Elektabilitas Ganjar memang berada relatif jauh dengan pasangan nomor urut 2 itu. Bahkan, di berbagai survei, tingkat keterpilihan Ganjar-Mahfud telah disalip pasangan nomor 3 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman