Kubu Prabowo Tanggapi Anggapan Pemilu Curang: Hasil Sudah Ditetapkan
Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Sufmi Dasco Ahmad menanggapi anggapan kecurangan di Pemilu 2024. Ia menyebut hak setiap orang untuk menyatakan kecurangan.
Meski demikian, Dasco mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pemenang Pemilihan Presiden secara sah. Dalam hal ini, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai pemenang.
"Hasil sudah ditetapkan. Dan kami selama ini juga tidak mau reaktif terhadap itu," kata Dasco kepada wartawan usai rapat pleno penetapan hasil Pemilu yang digelar di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (20/3) malam.
Di sisi lain, Dasco mengimbau kepada para pendukung Prabowo-Gibran agar tak reaktif terhadap anggapan Pemilu curang. Ia meminta para pendukung Prabowo-Gibran untuk menunggu hasil dari proses sengketa Pemilu yang nantinya bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Tapi karena penetapan KPU sudah ditetapkan kami juga mengimbau kepada pendukung Prabowo-Gibran untuk tetap bersabar. Jangan kemudian reaktif terhadap persangkaan curang dan lain-lain." katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TKN Prabowo-Gibran Rosan Roeslani mengatakan terus berkoordinasi dengan tim hukumnya untuk menghadapi sengketa di MK nantinya.
"Kami akan terus berkomunikasi juga dengan tim legal kami juga untuk bisa mengawal ini menjadi hasil yang baik dan optimal," katanya.
Sebelumnya, gabungan relawan paslon nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta paslon nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD menggelar konsolidasi pada 28 Februari 2024 lalu. Menamakan diri Forum Pejuang Rakyat, mereka ingin melawan hasil Pilpres 2024 karena penuh kecurangan.
Adapun, KPU menetapkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih pada Pemilihan Umum 2024.
Keputusan itu ditetapkan melalui Surat Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.
SK tersebut dibacakan dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (20/3). Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengumumkan total suara pasangan calon nomor urut 2 tersebut yakni 96.214.691 suara
Torehan tersebut mengungguli dua pasangan calon lainnya yakni Aniea Baswedan-Muhaimin Iskandar yang mendapat 40.971.906 suara, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 27.040.878. Hasyim mengatakan hasil tersebut didapat dari 164.227.475 jumlah suara sah.