Pastikan Bantuan Jangkau Pelosok, TNI Berjalan Kaki Salurkan Logistik

ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc.
Prajurit TNI AU dan petugas Tagana membongkar bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Aceh dari pesawat C-130 Hercules A-1318 di pangkalan udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Rabu (7/1/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama TNI dan Pemerintah Provinsi Aceh masih menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara serta daerah lain yang terdampak ben
11/1/2026, 09.25 WIB

TNI memastikan bantuan logistik yang dikirim ke wilayah terdampak bencana di Sumatra benar-benar sampai ke tangan warga hingga ke pelosok desa. 

Di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, personel Yonif 122/Tombak Sakti bahkan harus berjalan kaki menuju Desa Nauli 2 demi menyalurkan bantuan.

“Pada Jumat (9/1), seperti terlihat dari video yang beredar, tampak sejumlah prajurit memanggul dus-dus cokelat berisi logistik sambil berjalan menyusuri jalur tanah menuju desa tersebut.” dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah, Minggu (11/1). 

Akses jalan yang masih berupa tanah, dikelilingi pepohonan dan tumbuhan lebat, membuat kendaraan tidak dapat melintas. Sepanjang perjalanan, beberapa warga, termasuk anak-anak, tampak mengikuti rombongan dari belakang.

Selain di Sumatra Utara, pendistribusian bantuan juga dilakukan ke wilayah lain yang terdampak bencana. 

Pada pekan yang sama, bantuan berupa perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, baju koko, serta handuk dan kaos dengan total berat sekitar 150 kilogram dikirimkan ke Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tak hanya itu, bantuan sembako seberat 300 kilogram dan beras sebanyak 1.200 kilogram juga disalurkan ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, melalui Bandara Blangkejeren. Seluruh logistik tersebut diangkut menggunakan pesawat udara dan helikopter TNI AL pada Selasa (6/1).

Melalui upaya pendistribusian ini, pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait berkomitmen memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana tetap terpenuhi, meskipun harus menghadapi keterbatasan akses dan medan yang berat di lapangan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.