Tangsel dan Bogor jadi Wilayah dengan Kualitas Udara Terbaik di RI Pagi Ini

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
Sejumlah bocah berlatih sepatu roda saat berlangsungnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau 'Car Free Day' di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, banten, Minggu (19/2/2023).
21/1/2026, 08.02 WIB

Kota Tangerang Selatan, Bogor, dan sejumlah wilayah lainnya masuk dalam daftar wilayah dengan kualitas udara terbaik di Indonesia pada Rabu (21/1) pagi. Dari pantauan situs IQAir pukul 07.35 WIB, poin AQI wilayah-wilayah tersebut tidak melebihi 50.

Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan.

"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir, dikutip pada Rabu (21/1). 

Berikut daftar lima wilayah dengan kualitas udara terbaik pagi ini:

  1. Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 25 atau dalam kategori baik
  2. Bogor, Jawa Barat, dengan poin AQI 33 atau dalam kategori baik
  3. Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 36 atau dalam kategori baik
  4. Badung, Bali, dengan poin AQI 44 atau dalam kategori baik
  5. Tangerang, Banten, dengan poin AQI 48 atau dalam kategori baik

Di sisi lain, kualitas udara Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah tercatat paling buruk di Indonesia pagi ini. Dengan poin AQI 129, kualitas udara Jambi tergolong tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Kualitas udara tersebut masih relatif aman untuk kelompok masyarakat umum. Namun, kualitas tersebut rentan bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru.

"Kelompok sensitif memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih besar dan harus sangat berhati-hati. Mereka harus menghindari semua aktivitas di luar ruangan," mengutip pernyataan IQAir.

Sedangkan di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terburuk bahkan mencapai kategori berbahaya, tepatnya di Lahore, Pakistan. Berikut daftarmya:

  1. Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 502 atau dalam kategori berbahaya
  2. Delhi, India, dengan poin AQI 312 atau dalam kategori berbahaya
  3. Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 298 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  4. Kolkata, India, dengan poin AQI 282 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  5. Sarajevo, Bosnia Herzegovina, dengan poin AQI 231 atau dalam kategori sangat tidak sehat

Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, beberapa kota besar berikut, Kota Amsterdam di Belanda dan Kota Kyoto di Jepang justru memiliki kualitas udara paling sehat di dunia. Poin AQI kedua kota tersebut terpantau 0. Berikutnya disusul Kota Sydney di Australia dengan poin AQI 15.

Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 0-50, kategori sedang memiliki rentang PM2,5 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-15o.

Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200 dan kategori sangat tidak sehat 200-299. Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Kategori berbahaya pada rentang PM 2,5 300-500 . Kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas