Pemprov Jakarta Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga Korban Kecelakaan KRL
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragisnya peristiwa kecelakaan KRL di Bekasi Timur pada Senin (27/4) malal. Salah satu korban meninggal dunia adalah Ibu Nurlela, guru SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan:duka cita atas musibah itu. Ia menyebut korban yang meninggal merupakan guru berdedikasi.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan,” ujar Nahdiana pada Selasa (28/4).
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga korban. Pendampingan yang disiapkan berupa pengurusan pemakaman, administrasi, serta dukungan psikososial.
Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta,Chico Hakim menyatakan Gubernur Pramono Anung juga menyampaikan duka cita yang mendalam. Menurut Pramono Ibu Nurlela merupakan pendidik yang berdedikasi tinggi dan telah mencerdaskan generasi penerus bangsa.
“Atas instruksi Bapak Gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sepenuh hati, baik dalam pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis,: ujar Chico.
Ia pun menyampaikan pemprov juga terus berkoordinasi intensif dengan semua pihak terkait agar penanganan dan tindak lanjut peristiwa ini dilakukan dengan cepat, tepat, dan transparan. Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca-kecelakaan dan memohon doa serta dukungan masyarakat agar keluarga korban diberi ketabahan.