MRT Jakarta Targetkan Stasiun Monas dan Thamrin Beroperasi pada Akhir 2027

ANTARA FOTO/Fauzan/nym.
Pekerja menyelesaikan pengerjaan Stasiun MRT Monas di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
23/7/2026, 09.39 WIB

PT MRT Jakarta menargetkan Stasiun Monas dan Stasiun Thamrin pada proyek MRT Jakarta Fase 2A CP201 mulai beroperasi pada akhir 2027. Saat ini, progres konstruksi kedua stasiun tersebut telah mencapai sekitar 92% dan memasuki tahap penyelesaian akhir.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Weni Maulina mengatakan tantangan utama dalam pembangunan paket CP201 berasal dari kondisi tanah lunak di kawasan proyek. Meski demikian, seluruh kendala itu telah berhasil diatasi sehingga pembangunan dapat terus berjalan sesuai rencana.

Ia memastikan operasional kedua stasiun ditargetkan dimulai secara bersamaan pada penghujung 2027. "Insya Allah kita selesaikan di akhir tahun 2027. Insya Allah sudah beroperasi di akhir 2027," ujarnya di area proyek Stasiun MRT Monas, Jakarta Pusat, Rabu (22/7). 

Operasional tahap awal MRT Fase 2A akan menambah dua stasiun baru, yakni Thamrin dan Monas. Nilai kontrak pembangunan paket CP201 sendiri diperkirakan mencapai sekitar Rp4,1 triliun.

Selain menjadi simpul transportasi baru, Stasiun Monas dirancang sebagai stasiun ikonik yang menyatu dengan kawasan cagar budaya Monumen Nasional. Stasiun bawah tanah tersebut memiliki panjang sekitar 220 meter dengan kedalaman peron sekitar 15 hingga 18 meter di bawah permukaan tanah.

Desain Stasiun Monas dilengkapi koridor panjang yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai ruang artwork, edukasi, maupun pameran. Selama proses konstruksi, pembangunan juga dilakukan tanpa mengganggu lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat melalui metode box jacking.

"Karena ini berada di kawasan heritage, bangunan di atas permukaan dibuat semi sunken sehingga tidak mengganggu kawasan Monas," ujarnya.

Progres pembangunan MRT Fase 2A (ANTARA FOTO/Fauzan/nym.)

Stasiun Monas akan memiliki dua akses masuk, yakni grand entrance yang menghadap langsung ke Monumen Nasional dan pintu masuk di Jalan Museum untuk melayani kawasan perkantoran Medan Merdeka Barat.

Fasilitas tersebut juga dilengkapi sistem drainase dan flood gate untuk mencegah air masuk ke area stasiun saat terjadi hujan deras atau genangan.

Weni mengatakan MRT Jakarta telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyiapkan konektivitas antara Stasiun Monas dan Stasiun Gambir yang tengah direvitalisasi. Saat ini desain integrasi kedua stasiun masih dalam tahap pembahasan.

"Insya Allah nanti akan ada satu penyambungan, satu koneksi yang lebih baik lagi. Desainnya masih dalam pengembangan dan masih kami diskusikan dengan PT KAI," ujarnya.

Di samping proyek Fase 2A, MRT Jakarta juga tengah mempersiapkan pembangunan koridor timur-barat yang saat ini memasuki proses pengadaan kontraktor bersama Japan International Cooperation Agency (JICA).

Sementara itu, rencana jalur Taman Mini–Fatmawati dan Tangerang Selatan masih berada pada tahap studi kelayakan.



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Kamila Meilina