Prabowo Lantik 1.204 Lulusan IPDN: Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit-belit
Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 pamong praja muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 33, di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, pada Rabu (29/7).
Prabowo selaku inspektur upacara memberikan ceramah kepada para lulusan IPDN terkait persoalan birokrasi. Ia mengingatkan masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit dan aparat negara yang korupsi.
"Rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan," kata Prabowo, sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Prabowo juga mengingatkan para pamong praja merupakan wajah dan lambang negara. Ia berharap para lulusan IPDN angkatan 33 dapat bekerja dengan sebaik-baiknya.
"Kalau saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara, melainkan yang rusak adalah kepercayaan rakyat kepada negara," ujarnya.
Dalam pelantikan ini, Prabowo turut memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik IPDN melalui penyematan tanda pangkat.
Penghargaan lulusan terbaik Kartika Astha Bratha diberikan kepada Aji Bayu Ramadhan. Kemudian penghargaan Sapta abdi Praja diberikan kepada Charina Anggie Simbolon, dan Mohamad Toriq Anwar.
Aji Bayu Ramadhan merupakan anak dari Winoto Hadi, seorang buruh bangunan, sedangkan Charina Anggie Simbolon merupakan anak dari Peltu TNI Marisi Mangapul Simbolon.
Sementara Mohamad Toriq Anwar merupakan anak dari seorang petani bernama Wartoyo.