Prabowo Murka kepada Pelaku Korupsi MBG: Mereka Biadab, Tak Pantas Dihormati
Presiden Prabowo Subianto mengecam praktik korupsi yang terjadi di dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai pihak yang mengambil keuntungan dari anggaran makanan untuk anak-anak telah melakukan tindakan yang tidak manusiawi.
“Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini adalah orang-orang biadab. Ini orang-orang yang tidak pantas kita hormati. Menurut saya sama sekali tidak ada nilai kemanusiaannya,” kata Prabowo saat menyampaikan Pidato Sidang Tahunan MPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8).
Ia berpendapat pembangunan manusia menjadi salah satu fokus utama pemerintah, salah satunya melalui pemenuhan gizi. Program MBG juga diarahkan untuk mengatasi persoalan stunting yang masih dialami sebagian anak Indonesia. Ini karena tingkat stunting di sejumlah wilayah masih mencapai sekitar 25% atau sekitar satu dari empat anak.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan stunting dapat menghambat perkembangan sel otak, otot, dan tulang anak. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan fisik dan kualitas sumber daya manusia ketika anak tumbuh dewasa.
“Satu dari empat anak Indonesia ada yang mengalami stunting. Sel otak tidak berkembang dengan baik, sel otot tidak berkembang dengan baik, sel tulang tidak berkembang dengan baik, saudara-saudara sekalian,” kata Prabowo.
“Untuk jadi buruh pelabuhan saja, ia mungkin tidak akan sanggup. Untuk jadi petani, buruh tani saja, mungkin dia juga tidak akan sanggup.” katanya.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus tata kelola MBG. Beberapa yang menjadi tersangka antara lain mantan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana serta dua eks Wakil Kepala BGN yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.