Pramono Sebut Perpanjangan LRT Jakarta akan Urai Kemacetan

ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Stasiun LRT Jakarta di Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026). LRT Jakarta rute Manggarai-Kelapa Gading direncanakan akan diresmikan beroperasi pada 26 Agustus 2026.
Penulis: Andi M. Arief
Editor: Yuliawati
24/8/2026, 15.04 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan perpanjangan jalur LRT Jakarta dari Velodrome hingga Manggarai akan mengurai kemacetan pada jalur Jakarta Utara-Jakarta Timur-Jakarta Selatan.

Pramono memproyeksikan rata-rata jumlah penumpang harian LRT Jakarta akan melonjak dari 4.000 orang saat ini hingga mencapai 80.000 per orang. Pramono menekankan angka tersebut merupakan hasil studi ilmiah dengan melihat dampak LRT Jabodebek di Cibubur dan Bekasi.

"LRT Jakarta yang menghubungkan dari Kelapa Gading sampai Manggarai ini akan membelah pusat-pusat kemacetan yang ada di Jakarta karena memiliki banyak perkantoran, gedung, atau sekolah," kata Pramono di Stasiun LRT Manggarai, Senin (24/8).

Pramono menjelaskan lonjakan penumpang harian LRT Jakarta tidak dihasilkan dari perpindahan penumpang transportasi umum eksisting. Menurutnya, penambahan tersebut akan datang dari pengguna kendaraan pribadi.

Salah satu alasan perpindahan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum adalah konektivitas. Saat ini tingkat konektivitas transportasi umum di Ibu Kota sudah mencapai 93% secara agregat.

"Dengan peningkatan konektivitas, ada pertumbuhan lebih dari 15% orang yang berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum sejak awal 2025," katanya.

Di sisi lain, studi menunjukan perkiraan lonjakan penumpang LRT Jakarta tergolong konservatif  karena tingkat kepadatan masyarakat di jalur LRT Jakarta jauh lebih tinggi dibandingkan LRT Jabodebek.

Sehingga, Pramono mencatat pengoperasian LRT Jakarta hingga Manggarai akan meningkatkan pengguna transportasi umum di kawasan tersebut menjadi 1,8 juta orang per hari. Angka tersebut merupakan gabungan penumpang TransJakarta, Kereta Commuter, Kereta Bandara, dan LRT Jakarta.

Pemprov Jakarta berencana kembali memperpanjang jalur LRT Jakarta hingga Dukuh Atas pada tahun ini. Proyek tersebut akan dimulai setelah perpanjangan jalur LRT Jakarta sampai Manggarai beroperasi penuh.

Terakhir, konektivitas LRT Jakarta ke Stasiun Kereta Cepat Whoosh dan kawasan Jakarta International Stadium. Dengan kata lain, Pemerintah Jakarta berencana menghubungkan Stasiun LRT Velodrome dan Stasiun Whoosh Halim, sementara itu jalur Stasiun LRT Gading akan diteruskan hingga JIS.

"Kalau itu semua sudah terhubung, LRT Jakarta akan menjadi tulang punggung utama yang mengatur transportasi umum di kawasan Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan terpusat di Jakarta Pusat," katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Andi M. Arief