Pencarian Korban Kapal Virgo Dilanjutkan, Kopaska hingga Helikopter Dikerahkan

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU
Tim SAR gabungan menurunkan kantong berisi jenazah korban kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 dari kapal evakuasi yang tiba di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 15 penumpang selamat dan satu jenazah korban KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam pada Minggu (13/9) di Laut Jawa dan selanjutnya jenazah diserahkan kepada tim DVI Polda Kalsel untuk diidentifikasi.
14/9/2026, 12.28 WIB
Pencarian 129 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 terus dilakukan. Basarnas mengerahkan 22 armada yang terdiri atas 17 unsur laut dan lima dari unsur armada udara untuk mencari korban.
 
Basarnas juga mengirimkan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut bersama Basarnas Special Group (BSG), dan tim khusus penyelam lainnya. Ini untuk menggelar pencarian korban di bawah air.
 
"Pada operasi SAR memasuki hari kedua, di armada udara kami mengerahkan langsung lima armada pesawat dan helikopter,” kata Mohammad Syafii dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9) dikutip dari Antara.
 
Armada udara yang dikerahkan adalah helikopter Basarnas HR 36012, helikopter AS-365 Mabes Polri, pesawat CN-235 TNI AL, helikopter Panther HS 1310 TNI AL, serta pesawat Cessna 208 Caravan milik BNPB.
 
Sedangkan armada laut yang dikirim adalah  KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan, KN SAR Kamajaya 104 Makassar, KN SAR Permadi 249 Surabaya, Rigid Bouyancy Boat (RBB) Palangkaraya, KRI Nala, KRI Pulau Fani, KRI Canopus, dan KRI I Gusti Ngurah Rai.
 
Kapal lain yang dikerahkan adalah  KP Laksamana 7012, KP Orca 06, KN Kunyit, KAL Kumai II, MV Haida, KM Cahaya Bahari Jaya, MT Mauhuw IX, serta TB Transcoal Pacific.
 
Sedangkan Kopaska akan mendukung operasi bawah air dengan menggunakan KRI Canopus. Kapal milik TNI AL itu telah berada di lokasi dan memiliki kemampuan pencarian bawah air.
 
Meski demikian, tim penyelam belum diturunkan karena kondisi arus di lokasi belum memungkinkan. Basarnas masih menunggu kondisi yang lebih aman untuk melaksanakan operasi pencarian bawah air.
 
“Namun untuk menurunkan personel-personel yang memiliki kemampuan underwater, karena memang kondisi arus tidak memungkinkan," katanya.
 
Hingga saat ini, sudah ada 114 korban dari total 243 orang yang telah ditemukan. Mereka terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia. Sebanyak 86 korban sudah tiba di Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal dunia.
 
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan hilang kontak di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal tersebut memiliki rute Surabaya menuju Banjarmasin.
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara