Prabowo Beri Taklimat 6 Jam ke 800 Perwira TNI-Polri, Bahas Rekrutmen dan Perang

Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto saat HUT ke-81 TNI di Jakarta, Senin (5/10). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
7/10/2026, 18.37 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada sekitar 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (7/10). Forum tersebut berlangsung sekitar enam jam, sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Dalam pengarahan tersebut, Prabowo meminta TNI dan Polri meningkatkan profesionalisme prajurit untuk menghadapi perkembangan tantangan keamanan dan perang modern. 

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurrachman, mengatakan Prabowo mengapresiasi kontribusi TNI dan Polri dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk ketahanan pangan, ketahanan energi, serta pemeliharaan situasi keamanan.

Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya meningkatkan profesionalisme TNI dan Polri melalui sistem rekrutmen, pendidikan, dan latihan. Dudung mengatakan pemerintah perlu menyesuaikan proses rekrutmen dengan kebutuhan menghadapi perkembangan teknologi dan karakter ancaman keamanan pada masa depan.

Presiden Prabowo kumpulkan 800 perwira TNI dan Polri (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU)

Salah satunya, Prabowo meminta proses rekrutmen tidak hanya mempertimbangkan kemampuan fisik calon prajurit, melainkan juga kemampuan intelektual karena perkembangan teknologi telah mengubah karakter peperangan saat ini.

“Sistem rekrutmen ke depan adalah tidak serta melihat tentang fisik, tetapi adalah intelektual. Jadi kalau misalnya masuk tentara dan polisi pakai kacamata juga boleh tapi dia pinter,” kata Dudung setelah forum tersebut.

Dudung mengatakan perang modern dapat menggunakan teknologi seperti drone dan konsep perang hibrida. Kondisi tersebut membuat kemampuan intelektual dan penguasaan teknologi menjadi bagian penting dalam kesiapan prajurit. Prabowo juga meminta TNI dan Polri meningkatkan kualitas pendidikan dan latihan prajurit.

“Karena tantangan ke depan ini kan perang hybrid, perang pakai drone dan sebagainya, sehingga itu yang menjadi perhatian dari bapak presiden,” ujar Dudung.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Tonny Harjono, mengatakan Prabowo memberikan pengarahan kepada prajurit sebagai panglima tertinggi TNI dan Polri. Menurut Tonny, pemberian pengarahan tersebut merupakan hal yang biasa dilakukan seorang panglima kepada jajaran prajurit.

Lebih jauh, Tonny mengatakan pengarahan Prabowo juga membahas perkembangan geopolitik dan geostrategi yang perlu dipahami oleh jajaran TNI dan Polri. “Beliau sebagai panglima tertinggi TNI dan Polri memberikan pengarahan kepada prajurit, itu hal yang biasa,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu