KPK Geledah Kantor Grup Djarum di Kudus, Terkait Kasus Apa?

ANTARA FOTO/Reno Esnir/sth/agr
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
28/10/2026, 16.23 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus, Jawa Tengah. KPK menjelaskan, penggeledahan merupakan kasus baru dan tak terkait pengembangan kasus yang diumumkan beberapa bulan lalu.

"Dalam pengembangan penyidikan ini, penyidik kemudian melakukan penggeledahan di Kantor Bea Cukai Kudus. Selain itu, tim juga melakukan penggeledahan di Kantor PT Djarum," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Rabu (28/10) dikutip dari Antara.

Belum ada penjelasan resmi mengenai apa kasus yang menyebabkan penggeledahan kantor Djarum. Dari pagi hingga siang tadi, penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan di sejumlah ruangan di lingkungan kantor Bea Cukai Kudus.

Beberapa warga dan pelaku usaha juga terlihat mengurus pengambilan pita cukai rokok di kantor tersebut.

Budi mengatakan pengembangan kasus dilakukan dengan penerbitan sprindik baru pada Oktober 2026. Namun, KPK belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Katadata.co.id sudah menghubungi Corporate Communication Manager Grup Djarum Budi Darmawan untuk mengkonfirmasi ihwal penggeledahan yang dilakukan KPK. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada respons yang disampaikan perusahaan. 


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara