Dedikasi 15 Tahun Seorang Caregiver, PT IIM Berangkatkan Umrah Kang Asep
Asep Subandi (32), seorang caregiver atau pendamping pasien yang telah mengabdi selama 15 tahun, mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah dari PT Insight Investments Management (PT IIM). Pemberangkatan ini dilakukan melalui program dari Reksa Dana Insight Haji Syariah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi sosial yang ia lakukan.
Asep merupakan satu dari 90 jemaah yang diberangkatkan PT IIM pada awal Ramadan. Selama ini, Asep dikenal sebagai caregiver yang mendampingi pasien rawat inap maupun rawat jalan. Ia kerap membantu berbagai kebutuhan pasien, mulai dari menjadi perwakilan keluarga pasien, merawat dan membersihkan luka, hingga membelikan obat ketika stok di rumah sakit tidak tersedia.
Di luar pekerjaannya sebagai caregiver, Asep juga aktif membantu kegiatan posyandu setiap bulan. Ia terlibat dalam berbagai aktivitas, seperti menimbang bayi dan balita hingga membantu pengurusan administrasi ibu hamil sampai proses persalinan.
“Pekerjaan ini tidak selalu mudah dan ada saatnya terasa melelahkan. Tapi saya selalu ingat pesan orang tua untuk tetap melangkah dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Asep.
Asep mengatakan kedua orang tuanya selalu menanamkan nilai kejujuran dalam bekerja. Menurutnya, prinsip tersebut yang membuatnya terus bertahan menekuni profesi caregiver sejak 2011, ketika usianya 18 tahun.
Ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada PT IIM dan para investor yang telah memberikan kesempatan baginya untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Semoga PT IIM dan para investor diberikan keberkahan dan kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” ujar Asep.
Direktur PT IIM, Ria M. Warganda mengatakan, pemilihan Asep sebagai salah satu jemaah umrah didasarkan pada kontribusi sosial serta kepeduliannya terhadap masyarakat.
“Dalam melakukan pemilihan kandidat, PT IIM memilih calon jemaah umrah berdasarkan kontribusi yang aktif dan positif di masyarakat serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Kang Asep misalnya, dengan segala keterbatasannya beliau tetap ikhlas mengulurkan tangan untuk orang lain tanpa memikirkan besaran imbalan yang akan diterimanya,” tutur Ria dalam keterangannya, Jumat (27/2).
Program pemberangkatan haji dan umrah ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT IIM yang telah berjalan sejak 2005. Pendanaannya berasal dari penyisihan dana infaq haji produk Reksa Dana Insight Haji Syariah.
“Terhitung dari 2005 hingga Februari 2026 ini sudah 1.349 jemaah yang diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah oleh PT IIM dengan total dana program senilai lebih dari Rp48 miliar. Para jemaah yang diberangkatkan merupakan masyarakat terpilih dengan keterbatasan finansial/pra-sejahtera namun mempunyai impact positif terhadap masyarakat dan lingkungan masing-masing,” tutur Ria.
Ia menambahkan, momentum pemberangkatan umrah pada Februari 2026 menjadi spesial lantaran merupakan pelaksanaan umrah Ramadan pertama oleh PT IIM sejak 2005. Pemberangkatan kali ini juga bagian dari rangkaian inisiatif #BetterINRamadan yang bertujuan memperkuat semangat berbagi serta memperluas kebermanfaatan di bulan suci.
Ria juga menyampaikan apresiasi kepada para investor yang telah mempercayakan investasinya pada produk reksa dana PT IIM, khususnya Reksa Dana Insight Haji Syariah. Informasi lebih lanjut mengenai Reksa Dana Insight Haji Syariah dapat diakses melalui tautan berikut: https://insights.id/id/product/reksa-dana-haji-syariah-i-hajj-syariah-fund.
“Reksa Dana Insight Haji Syariah adalah produk unggulan dari PT IIM yang memiliki kinerja historis dan imbal hasil yang menarik dan telah meraih berbagai penghargaan. Kepercayaan investor atas produk ini merupakan kunci atas keberlanjutan program umrah dan haji untuk masyarakat kurang mampu dan berkontribusi sosial yang telah dilaksanakan PT IIM selama lebih dari 20 tahun terakhir,” pungkas Ria.
Sebelum keberangkatan, para jemaah mengikuti kegiatan manasik umrah yang digelar pada 16 Februari 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut juga mencakup pembagian perlengkapan serta pelepasan jemaah oleh PT IIM. Ibadah umrah berlangsung selama 10 hari dengan rangkaian kegiatan di Makkah dan Madinah. Para jemaah kemudian kembali ke Tanah Air pada 25 Februari 2026.