Pendiri Twitter Minta Maaf soal PHK, Mantan Pekerja Saling Dukung

Twitter/@Paraga
CEO Twitter Parag Agrawal dan pendiri Twitter Jack Dorsey.
Penulis: Lenny Septiani
Editor: Yuliawati
7/11/2022, 13.09 WIB

Setiap orang yang keluar akan mendapatkan tiga bulan pesangon. "Lebih banyak 50% dari yang diwajibkan secara hukum," tambah Musk.

Reuters melaporkan jumlah PHK ini merupakan 50% dari jumlah keseluruhan karyawan yang bekerja di perusahaan yang telah berdiri selama 16 tahun.

Berdasarkan unggahan Twitter para staf perusahaan yang dikutip Reuters, PHK terjadi kepada banyak divisi, dari divisi komunikasi, tim pengelola moderasi konten, hak asasi manusia dan etika pembelajaran mesin.

"Twitter mengalami penurunan pendapatan yang besar, karena kelompok aktivis menekan pengiklan, meskipun tidak ada yang berubah dengan moderasi konten dan kami melakukan segala yang kami bisa untuk menenangkan para aktivis," tulis Musk dalam cuitan lainnya.

Sebelumnya Musk juga dikabarkan mengarahkan tim Twitter untuk melakukan penghematan biaya infrastruktur tahunan hingga US$ 1 miliar atau setara Rp 15,7 triliun. Kini, dia tercatat sebagai CEO dan direktur satu-satunya.

Pada hari pertamanya setelah membeli Twitter, Musk langsung memecat CEO Twitter Parag Agrawal, Chief Financial Officer (CFO) Ned Segal, serta Kepala Urusan Hukum dan Kebijakan Vijaya Gadde. Musk menuduh ketiganya menyesatkan dirinya dan investor Twitter terkait jumlah akun palsu.

Halaman:
Reporter: Lenny Septiani