Pendapatan Traveloka Dikabarkan Rp 3,4 triliun, Rugi Berkurang

Traveloka
Traveloka Resmikan Kantor Pusat Baru di Digital Hub, BSD City, Tangerang, Kamis (18/3/2021).
Penulis: Lenny Septiani
24/8/2023, 11.25 WIB

Traveloka dikabarkan mencatatkan kenaikan pendapatan 75% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi US$ 225,9 juta atau sekitar Rp 3,4 triliun tahun lalu. Kerugian pun menurun.

Hal itu dikutip dari VentureCap Insights, berdasarkan laporan yang disampaikan kepada regulator di Singapura.

Berdasarkan laporan tersebut, kerugian Traveloka turun dari US$ 138,2 juta pada 2021 menjadi US$ 98,2 juta tahun lalu.

“Sementara kas dan setara kas US$ 108,9 juta,” demikian dikutip dari Tech In Asia, Rabu (23/8).

Namun beban operasional naik 14,9%, terutama iklan dan promosi meningkat 42,8%. Sedangkan bonus karyawan turun 5%.

Katadata.co.id menghubungi Traveloka terkait laporan tersebut. Namun belum ada tanggapan.

Traveloka akan menutup layanan pembayaran tagihan dan isi ulang alias Bills & Top Up per Oktober. Startup ini sebelumnya menghapus layanan logistik Traveloka Send dan pesan-antar makanan Traveloka Eats.

Layanan Bills & Top Up Traveloka mencakup:

Halaman:
Reporter: Lenny Septiani